Simone Inzaghi Resmi Tinggalkan Inter Milan Usai Kekalahan di Final Liga Champions

Simone Inzaghi melewati Piala Champions yang menjadi harapan terakhirnya setelah melepas trofi Scudetto dan Coppa Italia. Foto: via ESPN

edisiana.com – Manajer Simone Inzaghi akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan Inter Milan, hanya tiga hari setelah kekalahan telak dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions.

Inzaghi, yang mulai menangani klub Serie A tersebut sejak 2021, kini santer dikaitkan dengan klub asal Arab Saudi, Al-Hilal.

“Sudah tiba saatnya bagi saya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada klub ini setelah empat tahun perjalanan, di mana saya telah memberikan segalanya,” ujar Inzaghi seperti dinukil dari BBC pada hari ini.

Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil mempersembahkan enam trofi untuk Nerazzurri. Ia pun menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh untuk para penggemar Inter.

“Saya ingin mempersembahkan satu kata terakhir kepada jutaan penggemar Nerazzurri yang menyemangati saya, menangis dan menderita di saat-saat sulit, serta tertawa dan merayakan enam kemenangan yang kita alami bersama.
Aku tidak akan pernah melupakanmu,” ucapnya.

Kepergian Inzaghi diumumkan usai pertemuan antara dirinya dan pihak manajemen Inter pada hari Selasa, 2 Juni.

“Klub dan Simone Inzaghi berpisah. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama,” demikian pernyataan resmi Inter Milan.

Presiden Inter, Giuseppe Marotta, turut memberikan apresiasi atas kontribusi Inzaghi.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Simone atas pekerjaan yang telah dilakukan, atas semangat yang ditunjukkan, dan atas ketulusan dalam diskusi yang akhirnya menghasilkan keputusan bersama untuk berpisah,” ujarnya.(maq)

Exit mobile version