edisiana.com – Juventus memperoleh keunggulan 2-0 atas Lazio di leg pertama semifinal Coppa Italia pada Rabu, 3 Maret. Kemenangan ini membuat tim asuhan Massimiliano Allegri satu kaki menapakkan kakinya ke final.
Artinya Juventus lebih dekat ke final ke-22 mereka di piala ini, yang merupakan rekor mereka menang sebanyak 14 kali.
Juventus seharusnya bisa membuka skor di awal pertandingan. Mereka mendapat hadiah penalti atas pelanggaran Matías Vecino terhadap bek Andrea Cambiaso.
Tapi wasit membatalkan keputusannya setelah pemeriksaan VAR menunjukkan bahwa bek kanan Juve itu offside.
Lazio, yang kehilangan striker Mattia Zaccagni karena cedera pada menit ke-14, tampil lebih baik di babak pertama. Menekan untuk menciptakan peluang sambil lebih banyak menguasai bola.
Namun tim tamu kesulitan untuk mendapatkan presisi dan Chiesa akhirnya memberi Juventus keunggulan lima menit setelah jeda.
Striker Italia itu memanfaatkan umpan vertikal apik Cambiaso untuk melepaskan tembakan rendah dari tepi kotak penalti ke tiang kanan.
Gol tersebut menghidupkan semangat Juventus dan Vlahovic menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-64, mencetak gol ke sudut jauh bawah.
“Itu adalah periode yang sangat sulit bagi kami semua, kami tahu kami harus mampu menghadapi pertandingan ini,” kata Vlahovic seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Kami bermain melawan tim yang sangat kuat, dengan pelatih yang kuat. Kami memberikan segalanya dan setelah gol itu segalanya menjadi lebih mudah,” terangnya.
Juventus tidak terkalahkan dalam 23 pertandingan kandang terakhir mereka di kompetisi ini. Sebuah rekor beruntun bagi Bianconeri di turnamen tersebut.
Kekalahan kandang terakhir mereka di Coppa Italia terjadi pada Maret 2015, kekalahan 2-1 dari Fiorentina lewat dua gol Mohamed Salah.
Lazio, yang mencapai semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya sejak 2018-19, mengakhiri pertandingan tanpa tembakan tepat sasaran.
Mereka menderita lima kekalahan tandang berturut-turut di kompetisi tersebut untuk pertama kalinya.
Sementara itu Leg kedua akan dimainkan di Roma pada 23 April.(maq)
