edisiana.com – Leicester mendapatkan kembali posisi teratas di klasemen Championship dengan kemenangan yang diraih di kandang Blackburn pada Minggu kemarin.
Pertandingan dimulai dengan panik untuk tuan rumah. Saat bek Leicester Faes melompat ke tiang jauh untuk menyambut umpan silang Abdul Fatawu pada menit keempat. Sundulan Faes tanpa bisa dihalau kiper Blakburn Rover.
Tapi pertahanan Blakburn meledak tak lama kemudian untuk membuat Rovers menyamakan kedudukan. Szmodics melakukan sundulan yang dapat ditepis tangan kiper Leicester, Mads Hermansen.
Tapi Hermansen dengan tidak bijaksana memberikan bola kepada Harry Winks, di bawah tekanan Lewis Travis, dan ketika Ricardo Pereira melakukan tekel kepada gelandang Blackburn.
Bola lantas jatuh ke tangan Szmodics untuk mencetak gol keenamnya musim ini. Namun upaya Leicester tidak bisa digagalkan, dan Wilfred Ndidi menerobos di sisi kanan dan memberikan umpan indah ke jalurnya. Sentuhan Vardy dengan penyelesaiannya ke bagian atas gawang mengembalikan keunggulan.
Blackburn memiliki peluang di babak kedua, paling tidak ketika Hermansen menyelamatkan tendangan Travis dan Jannik Vestergaard dengan luar biasa memblok upaya lanjutan Szmodics.
Tapi keunggulan serangan balik Leicester membuat mereka unggul dalam 10 menit terakhir. Iheanacho mencetak gol dari titik penalti setelah Hayden Carter menjatuhkan Vestergaard di dalam kotak penalti.
Dewsbury-Hall mencetak gol keempat setelah Yunus Akgun memimpin lagi untuk memastikan Leicester memenangkan lima pertandingan tandang pertama mereka musim ini untuk pertama kalinya dalam pertandingan mereka.
Kedua tim menderita cedera yang mengkhawatirkan di babak kedua. Kiper Rovers Aynsley Pears tertatih-tatih setelah bertabrakan dengan Vardy, dan pemain pengganti Leicester Kasey McAteer berhenti karena masalah hamstring.
Manajer Blackburn Jon Dahl Tomasson mengaku sangat kecewa dengan hasil 1-4 ini. Sebab laga itu tidak mencerminkan permainan yang mereka miliki.
“Kami tahu ini akan sulit melawan tim Liga Premier yang memiliki banyak pemain bagus. Saya pikir kami menyebabkan banyak masalah bagi mereka di babak pertama dengan sepak bola yang bagus, pergerakan yang hebat, rotasi. Kami kebobolan dua gol tandang di babak pertama,” terang Tamasson dikutip dari BBC pada hari ini. (maq)
Leicester Ambil Lagi Tahta Klasemen
