Persaingan Sengit di Lini Depan Liverpool

Nunez mulai menemukan performa apiknya. Foto: Getty via Daylimail

edisiana.com – Darwin Nunez gagal memenuhi ekspektasi yang diminta banderol £85 juta. Meskipun tampil mengesankan di Community Shield musim panas lalu, kepindahannya ke Anfield masih jauh moncer dibandingkan Erling Haaland yang nilainya £51 juta.

Tapi Nunez masih mencetak 15 gol dan membuat empat assist selama musim kemarin yang tidak konsisten. Dan dì pramusim ini dia mencetak empat gol dalam tiga pertandingan.

Nunez telah menunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam permainan membangun dan pengambilan keputusannya dalam situasi menyerang. 

Nunez tidak akan menjadi pemain pertama yang menipu publik sepakbola dengan penampilan persahabatan yang menarik. Faktanya, menurut Daylimail selama 12 bulan lalu empat golnya dalam kemenangan 5-0 melawan Leipizig menambah kegembiraan atas penandatanganannya. 

Persaingan lini depan Liverpool akan sengit musim depan dengan Diogo Jota, Luis Diaz, Cody Gakpo, Mohamed Salah dan Darwin Nunez berjuang untuk mendapatkan tempat awal. 

Namun, untuk setiap individu – dengan kemungkinan pengecualian Salah – hanya penampilan yang hampir sempurna yang akan memastikan jangka panjang dalam tim. 

“Tiket masuk tim adalah kesiapan untuk bertahan. Saya belum pernah mendengar tentang tim yang benar-benar sukses dengan pertahanan yang ceroboh. Itu tidak terjadi,” ujar Jurgen Klopp, pelatih Liverpool.

Nunez sama sekali bukan bek yang buruk. Dia secara teratur memberikan kecepatannya yang tak tertandingi untuk memburu pemain lawan ketika penguasaan bola hilang.

Namun mantan striker Benfica itu tidak berdampak seperti saingan utamanya untuk posisi penyerang tengah, Gakpo. 

Pemain Belanda itu mulai berlari setelah kedatangannya dari PSV pada Januari 2022, menampilkan keahlian yang memungkinkannya mewarisi peran false 9 Roberto Firmino. 

Menurut Fbref, Gakpo berada di persentil ke-99 untuk tekel per 90 (1,64), persentil ke-85 untuk intersepsi per 90 (0,36) dan persentil ke-76 untuk blok per 90 (0,82) jika dibandingkan dengan pemain depan lainnya.   

Sebaliknya, Nunez menempati peringkat di persentil ke-45, ke-50, dan ke-52 dalam tiga metrik dan hanya menyelesaikan operan 64 persen musim lalu dibandingkan dengan 76 di Gakpo.  

Akibatnya, pemain depan Belanda sering diberi anggukan sebagai titik fokus serangan dengan Nunez tampil di sebelah kiri dari tiga pemain depan.(maq)

Exit mobile version