edisiana.com — Manchester City bersiap membuka lembaran baru di Liga Champions. The Sky Blues akan melakoni laga tandang dengan menghadapi Porto di Estadio do Dragao, Selasa malam.
Pertandingan tersebut menjadi tonggak penting bagi Enzo Maresca. Pelatih asal Italia itu kembali mendapat tantangan untuk menunjukkan kapasitasnya di panggung Eropa setelah sebelumnya sukses membawa Chelsea meraih trofi Conference League pada musim 2024-2025.
Maresca juga memiliki pengalaman memimpin Chelsea di Liga Champions pada paruh kedua 2025.
Melansir Sport Mole, menyebutkan dalam enam pertandingan, dia mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Salah satu hasil paling berkesan tentu kemenangan telak 3-0 atas Barcelona.
Kini, Maresca harus membawa Manchester City melewati ujian pertama di markas Porto. Secara statistik, City layak berada di atas angin. Sebab, Porto belum pernah mengalahkan The Sky Blues dalam pertandingan resmi.
Dalam empat pertemuan terakhir di kompetisi Eropa, Porto juga hanya mampu meraih satu hasil imbang. Tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan bagi klub asal Portugal tersebut. Satu-satunya hasil positif Porto adalah ketika menahan City tanpa gol di Liga Champions.
Namun, City tetap tidak boleh lengah. Porto datang dengan modal impresif di kompetisi domestik. Mereka mengawali musim Primeira Liga dengan lima kemenangan beruntun.
Produktivitas Porto juga cukup menjanjikan. Dalam lima pertandingan tersebut, mereka mencetak 11 gol dan hanya sekali kebobolan. Catatan itu dibukukan saat menghadapi Alverca, Rio Ave, Arouca, Viseu, dan Moreirense.
Artinya, laga di Estadio do Dragao bukan sekadar persoalan statistik pertemuan kedua tim. City harus menghadapi Porto yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.
Maresca pun dituntut kembali menunjukkan sentuhan Eropanya. Setelah pernah mengantar Chelsea meraih kejayaan di kompetisi kontinental, kini tantangan yang lebih besar menanti bersama Manchester City di Liga Champions.(maq)
