edisiana.com – Chelsea mengawali kampanye mereka di Liga Champions musim ini dengan kemenangan tipis 1-0 atas Benfica di Stamford Bridge, Rabu dini hari WIB. Gol semata wayang dalam laga ini tercipta melalui gol bunuh diri gelandang Benfica, Richard Ríos, pada menit ke-18.
Pertandingan ini juga menjadi momen kembalinya Jose Mourinho ke Stamford Bridge untuk ketujuh kalinya sejak pemecatannya pada 2015.
Pelatih legendaris asal Portugal itu kembali mendampingi timnya dari bangku cadangan tandang. Namun, tidak ada kisah dongeng bagi sang pelatih yang kini menukangi tim tamu.
Meski datang dengan reputasi besar, tim Mourinho tampil bertahan dan menantang Chelsea untuk membongkar pertahanan mereka. Tantangan tersebut akhirnya mampu dipecahkan tuan rumah melalui kombinasi apik Pedro Neto dan Alejandro Garnacho.
Umpan silang Neto disambut Garnacho dengan aksi geser brilian yang memaksa Ríos melakukan gol bunuh diri.
Sorak-sorai suporter langsung memenuhi stadion, dengan nyanyian “Jose Mourinho” menggema hanya dua menit setelah laga dimulai—sebuah pengingat akan sosok yang dulu begitu dicintai publik Stamford Bridge.
Di sisi lain, pelatih Enzo Maresca masih terus berupaya menyempurnakan tim mudanya. Meski tampil ambisius saat melawan Bayern Munich di laga pembuka—yang berakhir dengan kekalahan—kemenangan kali ini menjadi bukti bahwa Chelsea mulai menunjukkan arah yang tepat, meski belum sepenuhnya meyakinkan.
Tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir menunjukkan adanya celah, terutama dalam hal disiplin dan konsentrasi.
Namun performa melawan Benfica memperlihatkan potensi besar dalam skuad muda Maresca, serta kapasitas mereka untuk terus berkembang.
Melansir ESPN, Chelsea kini mengantongi tiga poin penting di fase grup, dengan harapan bisa melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa musim ini.(maq)
