Bos Inter: Pemain Seperti Yamal Hanya Ada 50 Tahun Sekali

Simone Inzhagi, pelatih Inter Milan. Foto: Daily Mail

edisiana.com – Inter Milan Simone Inzaghi  terpukau dengan penampilan Lamine Yamal. Pemuda 17 tahun itu membuyarkan mimpi kemenangan bagi klubnya.

Inzhagi mengaku telah menyaksikan ledakan definitif dari fenomena diferensial dari pinggir lapangan.

“ Lamine Yamal? Saya belum pernah melihat pemain seperti dia dalam delapan atau sembilan tahun terakhir. Dia menciptakan masalah besar bagi kami; kami harus menggandakan pertahanannya,” ujar Inzhagi dikutip dari Mundo Deportivo pada Kamis, 1 Mei 2025.

Ia menambahkan, untuk menjaga Yamal, harus mengepung oleh tiga pemain, saat ia membuka ruang.

“Dua pemain tidak cukup, kami bahkan meminta pemain ketiga untuk membantu kami dan membuka ruang lain,” kata pelatih asal Italia itu, yang kagum dengan potensi pemain hebat Blaugrana itu.

Dalam pertandingan leg pertama Liga Champions ini Yamal mencetak gol legendaris dan membentur tiang gawang dua kali.

Hal itu membuat pelatih asal Italia tersebut memuji kembali kepada sang bintang Barcelona. “ Yamal adalah fenomena yang hanya terjadi setiap 50 tahun sekali,” ucapnya lagi.

Mengenai leg kedua semifinal Liga Champions yang akan dimainkan di Milan Rabu pekan depan, Simone Inzaghi, timnya harus lebih serius lagi dan layak disebut final.

“Pertandingan ini akan seperti final. Ini adalah kepuasan yang luar biasa. Kami memainkan pertandingan yang hebat malam ini melawan tim terbaik di dunia,” tutur dia.

Dalam analisisnya, pelatih asal Italia itu menyesalkan tidak mempertahankan keunggulan dua gol yang dicetak pada babak pertama.

“Tentu saja ada sedikit penyesalan tentang keunggulan ganda dan juga gol yang dianulir, sesuatu yang masih belum saya pahami. Insiden-insiden ini dapat membuat perbedaan,” kata Inzaghi.

 Mkhitaryan menciptakan gol penentu. Tapi sayang golnya dianulir setelah umpan silang Dumfries yang melambung dan offside hanya beberapa milimeter.(maq)

Exit mobile version