Lini Belakang Celah Kelemahan, City akan Datangkan Bek Baru

Pep Guardiola. Foto: ManCity

Bola, edisiana.comSkuad Pep Guardiola masih ada celah kelemahan. Terutama di lini belakang. 

Tercatat dalam empat pertandingan Liga Premier, Manchester City sudah lima kali kebobolan. Tiga dari Newcastle dan dua dari Crystal Palace. 

Pep pun cepat tanggap dengan kelemahan timnya. Sehari menjelang tutup jendela transfer, City berupaya melobi Borussia Dortmund. 

Sumber ESPN pada hari ini mengatakan, City kini sedang mendekati Manuel Alkanji. Dan akan menyepakati harganya sekitar € 17,5 juta untuk bek, yang memiliki satu tahun kontraknya di Dortmund.

Pemain berusia 27 tahun itu akan meninggalkan tim Bundesliga setelah empat setengah tahun di mana ia membuat lebih dari 150 penampilan.

BACA JUGA:  Juventus Menang, Inter Buang -buang Kesempatan Naik Ke Klasemen Serie-A

Dia juga telah bermain 41 kali oleh Swiss . Akanji bisa tampil melawan Dortmund untuk City musim ini setelah mereka bermain imbang di Grup G Liga Champions.

Cuma sayang Pep Guardiola tidak mau menjelaskan tentang pembelian pemain baru itu. Dia memgaku tidak tahu soal The Citizens akan mentransfer bek tersebut. 

Akanji akan menjadi rekrutan musim panas kelima City setelah kedatangan Erling Haaland , Kalvin Phillips , Sergio Gomez dan Stefan Ortega. 

BACA JUGA:  Bos Chelsea Ketemu Gurunya Pep Guardiola di Ajang Pramusim

Dia akan memberi Guardiola perlindungan ekstra di belakang saat dia menangani cedera Aymeric Laporte dan Nathan Ake .

City telah memulai musim dengan baik tetapi telah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan terakhir mereka. 

“Dalam enam tahun di Liga Premier kami kebobolan lebih sedikit peluang,” kata Guardiola menjelang menerima Nottingham Forest ke Stadion Etihad pada dinihari nanti. 

“Dalam pertandingan terakhir melawan Crystal Palace , kami kebobolan sedikit; satu tendangan sudut, satu tendangan bebas, dan satu tembakan lainnya,” imbuhnya menjelaskan. 

Dan positinya City selalu mencetak banyak gol tetapi kebobolan juga banyak. “Kami tidak selalu bisa mencetak empat atau lima gol untuk memenangkan pertandingan. Ini adalah transisi dan bola mati dan jika kami tidak memiliki kontrol lebih, kami akan menderita,” tegasnya.(maq)