Bola, edisiana.com – Marcelo meninggalkan Real Madrid usai mengangkat tropi Liga Champions. Marcelo sebagai pemain yang paling berprestasi dalam sejarah klub.
Lima belas tahun silam pemain Brasil itu tiba di Real Madrid. Dia diplot untuk menggantikan Roberto Carlos, rekan senegara.
Pemain berusia 34 tahun itu berhasil menyalip Paco Gento yang pencapaiannya sebanyak enam gelar Piala Eropa pada 1950-an dan 60-an.
Bek Madrid ini memenangkan gelar La Liga keenamnya bulan lalu, dan mengumpulkan 25 trofi dengan kesuksesan Liga Champions kelima sebagai pemain Spanyol.
“Ini adalah emosi yang luar biasa karena ini adalah pertandingan terakhir saya di Real Madrid,” kata Marcelo setelah kemenangan 1-0 di Paris seperti dilansir BBC pada Selasa, 31 Mei 2022.
“Berlaga di Liga Champions adalah kegembiraan besar. Ini bukan hari yang menyedihkan,” kata Melarcelo dalam pesan terakhirnya di Madrid.
Kendati tidak tampil di final, Marcelo bersemangat di pinggir lapangan saat Real menutup kemenangan Piala Eropa ke-14 dan kemudian mengangkat trofi. Sebelumnya dia juga memimpin perayaan di Plaza de Cibeles.
Bek kiri itu mengibarkan bendera dan syal di atas dewi di air mancur Cybele, tempat Real secara tradisional merayakan gelar bersama penggemar. Untuk mengangkat trofi di depan ribuan pendukung.
“Ini adalah momen indah dalam hidup saya. Saya menutup siklus di sini, di klub terbaik di dunia,” tambah Marcelo.
“Hari ini bukan hari kesedihan, tetapi hari kegembiraan karena kami sekali lagi memenangkan kejuaraan terbaik di dunia. Saya sangat bangga dengan diri saya dan juga keluarga saya. Kami telah menjalani banyak malam ajaib bersama,” ucapnya.
Ia mengingatkan masa depan Madrid sangat bagus dengan para pemain muda. Hala Madrid. Adios Madrid.(maq)











