edisiana.com – Paris Saint-Germain kembali menunjukkan dominasinya di sepak bola Prancis. Les Parisiens memastikan gelar Ligue 1 usai menaklukkan rival terdekatnya, Lens, dengan skor 2-0 di Parc des Princes, Rabu malam.
Tim asuhan Luis Enrique tampil efektif memanfaatkan kesalahan lawan. Gol pembuka PSG lahir dari blunder lini belakang Lens.
Penyerang Ousmane Dembélé berhasil memotong umpan ceroboh bek Malang Sarr sebelum mengirim bola kepada Khvicha Kvaratskhelia.
Kvaratskhelia tanpa kesulitan menuntaskan peluang tersebut lewat penyelesaian klinis untuk membawa PSG unggul.
Lens sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan, bahkan berbalik unggul sebelum turun minum.
Namun, striker Wesley Saïd gagal memaksimalkan peluang jarak dekat. Sundulannya melenceng dari sasaran sebelum tembakannya pada injury time babak pertama tepat mengarah ke penjaga gawang Matvei Safonov.
Safonov tampil gemilang sepanjang laga. Kiper asal Rusia itu kembali melakukan penyelamatan penting pada awal babak kedua ketika menggagalkan peluang emas Abdallah Sima yang lolos sendirian.
Lens kembali dibuat frustrasi pada menit ke-74. Sima yang menerima umpan matang dari Florian Thauvin hanya mampu membentur tiang gawang.
PSG akhirnya memastikan kemenangan pada masa injury time. Pemain muda Mbaye melepaskan tembakan keras memanfaatkan bola muntah hasil upaya Désiré Doué yang lebih dulu membentur mistar.
Hasil tersebut memastikan PSG meraih gelar Ligue 1 ke-14 sepanjang sejarah klub, sekaligus memperpanjang rekor mereka di kompetisi domestik. Bagi Luis Enrique, trofi itu menjadi gelar liga ketiga sejak menangani PSG pada 2023.
“Tanpa ragu, ini pertandingan yang sulit. Lens bermain sangat baik musim ini,” ujar Luis Enrique dinukil dari ESPN pada hari ini.
“Saya pikir mereka pantas mendapatkan lebih banyak malam ini, tetapi Safonov tampil luar biasa,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.(maq)









