Optimis Ekonomi Batam Tembus 7 Persen, Saat Investasi Melejit di Awal 2026

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam memberikan kata sambutan di acara Kadin Batam. Foto: Humas

edisiana.com – Tren pertumbuhan ekonomi Kota Batam pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan sinyal positif. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, optimistis angka pertumbuhan berpotensi mendekati 7 persen, melonjak dari capaian 5,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Optimisme tersebut, menurut Amsakar, tidak lepas dari peran aktif dunia usaha, khususnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, dalam mendorong geliat ekonomi daerah.

Ia menekankan pentingnya implementasi nyata dari berbagai kesepakatan yang dibangun.

“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar implementatif. Memperkuat kebersamaan jauh lebih baik,” tegas Amsakar.

Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kadin Batam di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026).

BACA JUGA:  Kurangi Warga Berobat ke Luar Negeri, Pemerintah Dorong Pengembangan Rumah Sakit Internasional di Batam

Secara tren tahunan, pertumbuhan ekonomi Batam terus menunjukkan konsistensi. Dari 6,69 persen pada 2024, meningkat menjadi 6,76 persen pada 2025. Angka tersebut bahkan berada di atas rata-rata nasional.

Tak hanya itu, sektor investasi juga mencatatkan performa impresif. Dari target Rp 60 triliun pada 2025, realisasi investasi justru mencapai Rp 69,3 triliun atau setara 115,5 persen.

Memasuki Triwulan I 2026, lonjakan semakin terasa. Nilai investasi tercatat hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni dari sekitar Rp 8 triliun menjadi Rp 17,4 triliun, atau naik hampir 103 persen.

“Capaian ini menandakan bahwa tata kelola yang kita lakukan sudah berada pada jalur yang tepat. Ini juga menunjukkan adanya dukungan signifikan dari para pelaku usaha terhadap kebijakan yang kita jalankan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Flyover Laksamana Ladi Aman untuk Dilalui Kendaraan, Sekalipun Alat Berat

Menariknya, komposisi investasi dinilai semakin seimbang antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Kondisi ini mencerminkan semakin kuatnya kontribusi pelaku usaha nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah konsolidasi tersebut.

Ia berharap Kadin Batam dapat terus memperkuat sinergi dengan BP Batam dan Pemerintah Kota.

“Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas musyawarah konsolidasi persatuan ini. Kami berharap Kadin dapat terus bekerja sama dalam mendukung kebijakan yang telah dirancang, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif, khususnya dalam pengelolaan investasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait.

BACA JUGA:  Menko Perekonomian Dukung Pengembangan Rempang, Batam Jadi Pusat Investasi

Selain itu juga hadir, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia M. Aziz Syamsudin, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan E.N. Rotorasiko, serta Ketua Kadin Kepri Mustava.(*)