edisiana.com – Wrexham sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Oxford United dalam laga Selasa malam. Hasil ini bukan hanya menjaga asa Wrexham menembus zona playoff Championship, tetapi juga mendorong Oxford kian dekat ke jurang degradasi.
Sejak awal, pertandingan berjalan ketat. Dukungan publik tuan rumah sempat membuncah saat Myles Peart-Harris dan Will Lankshear nyaris menyambut umpan silang Sam Long. Namun peluang tersebut gagal berbuah gol.
Wrexham perlahan keluar dari tekanan. Dominic Hyam hampir membuka keunggulan lewat sundulan hasil sepak pojok Thomason, meski bola masih melambung di atas mistar.
Sementara Josh Windass juga sempat mengancam lewat serangan balik cepat, namun tembakannya melebar.
Gol yang ditunggu akhirnya datang. Smith bekerja keras mengalirkan bola ke Windass, yang kemudian melepaskan tendangan rendah akurat dari jarak 20 yard.
Gol tersebut menjadi yang ke-15 bagi Windass musim ini—penegas perannya sebagai motor serangan Wrexham.
Oxford mencoba membalas, tetapi minim peluang matang. Upaya Stan Mills yang mengarah ke gawang berhasil diblok Thomason jelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Oxford tampil lebih agresif. Mills kembali menjadi motor serangan, sementara sundulan Michal Helik mampu diamankan kiper Danny Ward di garis gawang.
Meski begitu, lini belakang Wrexham tetap solid. Penyelamatan gemilang Callum Doyle di tiang jauh menjadi momen krusial. Di sisi lain, kiper Oxford Jamie Cumming juga tampil sigap menepis peluang Hyam.
Tekanan Oxford terus berlanjut hingga menit akhir. Sundulan Mills melayang tipis di atas mistar, sementara intervensi Hyam di garis gawang menggagalkan peluang emas Lankshear.
Di masa tambahan waktu, Ward kembali jadi pahlawan dengan mengamankan bola dari Aidomo Emakhu. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 tetap bertahan.
Kemenangan ini menjaga mimpi Wrexham untuk menembus kasta tertinggi, Premier League, tetap hidup. Sebaliknya, melansir ESPN, Oxford harus segera berbenah jika tak ingin benar-benar terperosok ke zona degradasi.(maq)











