Bezzecchi Tak Terhentikan di Austin: Márquez Kehilangan Momen di Klasemen

Bezzecchi finis di urutan pertama di sirkuit Austin. Foto: via MD

edisiana.com – Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP semakin terasa absolut. Di Circuit of the Americas, Austin, sang pembalap Italia kembali menegaskan statusnya sebagai penguasa hari Minggu dengan kemenangan kelima beruntun sejak November 2025. Menjadi sebuah rentetan yang mulai terasa seperti era baru dalam kejuaraan.

Sirkuit yang dulu identik dengan kejayaan Marc Márquez kini memiliki raja baru. Start dari posisi keempat—lebih buruk dibandingkan Sabtu—tidak menjadi hambatan. Bezzecchi langsung mengambil alih balapan selepas lap pertama di

Tikungan 11 dan sejak saat itu mengontrol ritme tanpa cela. Kemenangan ini terasa tak pernah benar-benar dalam ancaman.
Aprilia kembali merayakan hasil sempurna.

Untuk Grand Prix kedua berturut-turut, mereka mengunci finis satu-dua, kali ini dengan Jorge Martín sebagai pendamping Bezzecchi.

Martín bahkan kembali ke puncak klasemen, unggul empat poin, setelah mengoleksi hampir maksimal—32 dari 37 poin yang tersedia dalam akhir pekan ini.

BACA JUGA:  Tujuh Bintang Bola Masuk Masa Gantung Sepatu

Sementara itu, Márquez harus menerima kenyataan pahit. Setelah menjalani penalti long lap, ia hanya mampu finis di posisi kelima.

Hasil tersebut melansir MD, membuatnya kini tertinggal 36 poin di klasemen—jarak yang hampir setara dengan satu Grand Prix penuh.

Di tengah laju tak terbendung Bezzecchi, tekanan kini berpindah ke para pesaingnya. MotoGP 2026 mulai menunjukkan satu pola yang jelas.

Sebab mengalahkan Bezzecchi bukan lagi soal kecepatan semata, tetapi tentang menemukan cara menghentikan momentum yang tampak sempurna.(maq)