Howe dan Newcastle Waspadai Yamal

Lamine Yamal mencetak tiga gol saat menundukkan Villarreal. Foto: via ESPN

edisiana.com – Atmosfer panas akan menyelimuti St James’ Park saat Newcastle United menjamu FC Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa malam, 10 Maret 2027. Namun menjelang duel besar itu, satu nama menjadi pusat perhatian: Lamine Yamal.

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, tidak ragu memberikan pujian tinggi kepada wonderkid Barcelona tersebut. Baginya, Yamal adalah ancaman nyata yang harus diwaspadai The Magpies sepanjang pertandingan.

“Dia adalah pemain luar biasa yang tidak kami hadapi di pertandingan pertama. Ini tantangan nyata bagi kami untuk menghadapi kualitasnya,” ujar Howe.

BACA JUGA:  Pencarian Penculik Ayah Bintang Liverpool Sampai ke Hutan

Yamal diprediksi akan mengisi sayap kanan Barcelona, posisi yang kerap menjadi sumber bahaya bagi pertahanan lawan. Howe pun menegaskan timnya harus tampil jauh lebih disiplin di sektor tersebut.

“Mereka memiliki ancaman besar di area sayap dan kita perlu bertahan lebih baik daripada yang kita lakukan akhir pekan lalu di area sayap,” tambahnya.

Statistik Yamal hanya mempertegas reputasinya. Meski masih sangat muda, ia sudah mencatat 142 penampilan senior bersama Barcelona di semua kompetisi dengan kontribusi 44 gol dan 49 assist. Musim ini saja, pemain Spanyol itu sudah membukukan 19 gol dan 15 assist dari 36 laga.

BACA JUGA:  Fans Ngejek Pep Guardiola, Madrid Terkena Denda

Di sisi lain, bek muda Newcastle, Lewis Hall, justru menyambut duel melawan Yamal sebagai kesempatan emas untuk menguji kemampuan dirinya.

“Dia adalah talenta istimewa dan saya telah melihatnya bermain di cukup banyak pertandingan Liga Champions untuk mengetahui kemampuannya,” kata Hall.

“Bagi saya, saya ingin menguji diri saya melawan pemain terbaik di dunia, jadi tidak ada kesempatan yang lebih baik untuk melakukan itu selain besok. Saya menantikannya.”

Di St James’ Park nanti, tantangan besar menanti Newcastle: menghentikan salah satu bintang muda paling bersinar di Eropa. Jika tidak, malam Liga Champions itu bisa dengan cepat berubah menjadi panggung milik Yamal.(maq)