edisiana.com – Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, tampil sebagai pahlawan saat Borussia Monchengladbach menjamu Union Berlin. Sempat golnya dianulir, Diks akhirnya memastikan kemenangan tuan rumah lewat eksekusi penalti di menit akhir.
Gladbach langsung mengurung pertahanan Berlin selepas 15 menit laga berjalan. Peluang pertama hadir lewat sundulan Haris Tabakovic.
Namun, kiper Frederik Rønnow tampil sigap menepis bola. Tekanan terus bergelombang. Kali ini giliran Diks yang mengancam.
Menerima umpan silang Franck Honorat, ia menanduk bola dari tengah kotak penalti. Lagi-lagi Rønnow menjadi tembok kokoh di bawah mistar Berlin.
Sepakan jarak jauh Philipp Sander pun tak luput dari penyelamatan gemilang Rønnow. Kiper asal Denmark itu benar-benar jadi alasan Union Berlin mampu bertahan. Meski permainan nyaris satu arah, skor kacamata bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Gladbach semakin agresif. Menit ke-65, Diks sempat memecah kebuntuan lewat situasi bola mati. Sayang, setelah peninjauan VAR, wasit menganulir gol tersebut. Kekecewaan publik tuan rumah sempat terasa di stadion.
Union Berlin bukan tanpa perlawanan. Alex Král melepaskan tembakan keras yang memaksa Moritz Nicolas melakukan penyelamatan krusial.
Ketegangan pecah di menit-menit akhir. Gladbach mendapat hadiah penalti. Diks maju sebagai algojo.
Dengan tenang, ia mengarahkan sepakan kaki kanan ke sudut kiri bawah gawang. Rønnow terkecoh. Gol! Sorak sorai publik Borussia-Park pun membahana.
Diks menuntaskan laga dengan status penentu kemenangan. Dari gol yang dianulir hingga penalti pamungkas, malam itu sepenuhnya milik sang bek Garuda.(maq)










