Malam Jumat Horor Bagi Forest

Yates menyesal saat upayanya malah menjadi bencana bagi Forest. Foto: via BBC

edisiana.com – Malam Jumat berubah menjadi film horor bagi Nottingham Forest. Segalanya runtuh dalam 90 menit yang kejam: dicemooh pendukung sendiri, penalti gagal, kartu merah, hingga gol bunuh diri yang mengantar Sporting Braga menuju kemenangan pahit-manis.

Harapan Forest sempat bertumpu pada Morgan Gibbs-White. Namun dari titik putih, sang gelandang justru menemukan mimpi buruknya.

Tendangannya terlalu terbaca, dan Lukas Hornicek menebus dosa Braga dengan penyelamatan rendah ke sisi kiri gawang.

BACA JUGA:  Dua Gol Balasan Bologna Jaga Mimpi Liga Europa

Petaka belum selesai. Bahkan belum satu menit berselang, gawang Forest kembali bergetar. Ricardo Horta menari melewati Nikola Milenkovic tanpa perlawanan berarti.

Ia mengirim umpan silang berbahaya yang membentur Yates sebelum bergulir masuk. Gol bunuh diri. Tamparan telak.

Drama makin lengkap di masa tambahan waktu. Elliot Anderson, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, kehilangan kendali.

Pelanggaran keras disusul kata-kata kasar kepada wasit membuatnya diganjar kartu merah langsung. Forest benar-benar kehilangan arah.

BACA JUGA:  Debut Lesu Rayan Cherki di Manchester City, Guardiola Tetap Beri Dukungan

Tim asuhan Sean Dyche kini memasuki putaran terakhir liga di posisi ke-15, tertinggal tiga poin dari Real Betis. Hanya satu target realistis tersisa: posisi kedelapan, satu-satunya pintu yang masih terbuka menuju fase berikutnya.

Namun kenyataannya kejam. Menukil BBC, Forest hampir pasti harus melewati jalan terjal: play-off dua leg pada Februari, jika ingin tetap hidup dan menggapai babak 16 besar.

BACA JUGA:  Lewis Hamilton Cetak Sejarah di GP Singapura Meski Alami Rem Blong

Malam itu, di atas lapangan, segalanya berjalan salah. Dan Forest harus membayar mahal.(maq)