edisiana.com – Ollie Watkins kembali menunjukkan naluri pembunuhnya. Aston Villa bangkit dengan karakter untuk menghukum Nottingham Forest yang tampil ceroboh dan kehilangan fokus di momen-momen krusial.
Forest, dalam permainan yang berantakan, nyaris tak memberi ancaman berarti. Satu-satunya percikan datang dari Omari Hutchinson, itu pun hanya berakhir dengan tembakan yang melenceng tipis dari tiang gawang.
Ironisnya, Villa sempat tertahan lebih dulu. John Victor tampil gemilang menggagalkan peluang emas Watkins. Namun penyerang Inggris itu tidak tinggal diam. Ketekunan akhirnya berbuah hasil.
Di masa tambahan waktu babak pertama, Watkins melepaskan tembakan keras dari jarak 20 yard yang merobek gawang Forest. Gol itu menjadi titik balik. Villa pun mengambil alih kendali.
Tak lama setelah jeda, John McGinn menggandakan keunggulan. Forest sempat bernapas lewat gol tenang Gibbs-White yang mengubah skor menjadi 2-1. Harapan muncul, tapi hanya sesaat.
Kesalahan fatal sang kiper kembali menghantui. McGinn membaca situasi dengan sempurna dan, dari jarak hampir 35 yard, mengirim bola ke gawang kosong. Sebuah gol yang mematikan. Sebuah vonis.
Tim asuhan Sean Dyche kini berada empat poin di atas zona degradasi dan akan menghadapi laga hidup-mati di markas West Ham, tim penghuni peringkat ketiga dari bawah, pada Selasa mendatang.
Sementara itu, Forest bersiap menghadapi laga sarat emosi: reuni penting dengan mantan manajer mereka, Nuno Espírito Santo.
Villa menang dengan keyakinan. Forest pulang dengan penyesalan.(maq)











