Lautaro Martínez, Kapten Tanpa Ampun

Lautaro Martínez mencetak gol untuk Inter Milan. Foto: via ESPN

Inter Milan Hajar Pisa 2-0

edisiana.com – Inter Milan pulang dari Arena Garibaldi dengan tiga poin penuh setelah menaklukkan Pisa 0-2 dalam laga Serie A.

Dan seperti biasa, nama yang paling bergema adalah Lautaro Martínez. Sang kapten Nerazzurri tampil sebagai predator murni, mencetak dua gol dan menjadi pusat dari setiap dentuman serangan Inter.

Sejak menit awal, Inter mengambil alih panggung. Pisa hanya bisa bertahan di bawah tekanan beruntun tim tamu. Dimarco menjadi pemain pertama yang menguji nyali Simone Scuffet lewat sepakan kerasnya, tapi kiper Pisa masih sanggup menepis ancaman itu.

BACA JUGA:  Bayern Ambil Tahta Klasemen, tapi Beda Tipis dengan Dortmund

Beberapa saat kemudian, giliran Hakan Çalhanoglu yang melepaskan tembakan jarak jauh setelah kerja apik Nicolò Barella—bola melayang sedikit di atas mistar, membuat Inter hampir membuka skor lebih cepat.

Pisa tidak tinggal diam. Mereka membalas lewat roket Idrissa Touré, namun Yann Sommer menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan gemilang.

Memasuki babak kedua, Inter kembali menggencarkan serangan. Barella lebih dulu mencoba peruntungannya, tapi barisan belakang Pisa menutup ruang.

Serangan demi serangan bergulung, menghadirkan serangkaian sepak pojok bagi pasukan Christian Chivu.

Dan akhirnya, kebuntuan pecah. Francesco Pio Esposito menusuk pertahanan Pisa dan menyodorkan bola matang ke kotak penalti.

BACA JUGA:  Lukaku Pindah ke Chelsea Demi Uang

Lautaro Martínez muncul tepat waktu, menembak dengan kejam ke pojok kiri atas. Gol ala sang kapten—dingin, presisi, mematikan.

Tak lama berselang, Lautaro hampir menggandakan keunggulan. Menerima umpan dari Andy Diouf, ia melepas tembakan keras, namun kali ini tiang gawang berkata tidak.

Namun Inter tidak berhenti. Intensitas tetap dijaga, tekanan terus dilemparkan, dan hadiah datang: dari sepak pojok kiriman Barella, Lautaro Martínez menyambar bola jarak dekat dan menuntaskan malam sempurnanya.

Gol kedua, kemenangan pasti, dan pesan jelas dari sang kapten—Inter belum selesai.

BACA JUGA:  City dan Atletico Deal! Harga Álvarez Rp1,4 Triliun

Dominasi, efektivitas, dan seorang kapten yang tengah on fire. Marca akan berkata: Inter menang, dan Lautaro tampil sebagai matador sejati.(maq)