edisiana.com – Malam penghargaan Ballon d’Or di Théâtre du Châtelet, Paris, menjadi panggung bagi dominasi FC Barcelona, khususnya para pemain muda mereka.
Lamine Yamal, talenta muda berusia 18 tahun, meraih Trofi Kopa sebagai pemain U-21 terbaik dunia. Ia juga finis sebagai runner-up Ballon d’Or, tepat di belakang rekan setimnya di tim nasional Prancis, Ousmane Dembélé.
Tak hanya Yamal, Vicky López juga turut mengharumkan nama Blaugrana dengan memenangkan Trofi Kopa versi putri. Keberhasilan keduanya menunjukkan betapa kuatnya lini pengembangan pemain muda Barcelona.
Pencapaian Barça tidak berhenti di sana. Penyerang Ewa Pajor naik ke atas panggung untuk menerima Trofi Gerd Müller sebagai pencetak gol terbanyak musim ini.
Sementara itu, Aitana Bonmatí dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or wanita untuk ketiga kalinya secara beruntun, mempertegas statusnya sebagai Ratu Sepak Bola Eropa.
Gala prestisius ini menandai tahun bersejarah bagi FC Barcelona, yang kembali menunjukkan kekuatan dan pengaruhnya dalam dunia sepak bola, baik di level senior maupun junior.
Para pemain mereka kini berdiri sejajar dengan para legenda, membuktikan bahwa La Masia dan filosofi klub terus mencetak generasi juara.(maq)











