Cremonese Tumbangkan Sassuolo 3-2 di Debut Serie A, Cicit Mussolini Jadi Sorotan

Romano Floriani Mussolini merayakan gol untuk Cremonese. Foto: via BBC

edisiana.com – Cremonese mencuri perhatian dalam debutnya di Serie A musim ini setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Sassuolo pada Sabtu, 30 Agustus. Namun, sorotan tak hanya tertuju pada hasil akhir pertandingan, melainkan juga pada kemunculan sosok Romano Floriani Mussolini — cicit dari diktator Italia, Benito Mussolini.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Cremonese dan Sassuolo saling berbalas gol hingga skor sempat imbang 2-2. Saat waktu tersisa delapan menit, Floriani Mussolini yang berusia 22 tahun dimasukkan dari bangku cadangan dan langsung terlibat dalam momen krusial.

Bek kanan yang mengenakan kaus nomor 22 itu sukses mendapatkan penalti setelah penetrasi berani di kotak penalti Sassuolo. Penalti tersebut kemudian dieksekusi dengan tenang oleh Manuel de Luca dan menjadi gol penentu kemenangan Cremonese.

BACA JUGA:  San Marino Pecahkan Sejarah

Tambahan tiga poin ini membuat tim promosi tersebut memuncaki klasemen Serie A dengan koleksi enam poin dari dua laga — termasuk kemenangan mengejutkan 2-1 atas AC Milan pada pekan pembuka.

Romano Floriani Mussolini sendiri merupakan lulusan akademi Lazio. Meski tak pernah tampil di Serie A bersama Biancocelesti, ia sempat dipinjamkan ke Pescara di Serie C pada musim 2023-24 dan Juve Stabia di Serie B musim lalu.

Pemain yang kini dipinjamkan ke Cremonese dari Lazio itu sebelumnya hanya menjadi pemain cadangan tak terpakai saat timnya mengalahkan Milan. Namun kali ini, ia mencatatkan debut impian di kasta tertinggi sepak bola Italia.

BACA JUGA:  Liverpool Tertahan di Stadion Olimpiade London

“Terlalu banyak hal terjadi dalam waktu yang terlalu singkat. Saya rasa saya tidak akan pernah melupakan malam itu karena saya selalu bermimpi melakukan debut di Serie A,” ujar Floriani Mussolini kepada BBC.

“Tujuan saya adalah membuat perbedaan dan saya senang berhasil melakukannya,” tambahnya.

Meski membawa nama belakang yang kontroversial, Floriani Mussolini memilih menampilkan nama depan ‘Romano’ di bagian belakang kausnya — langkah yang tampaknya disengaja untuk menjaga fokus publik pada permainannya, bukan garis keturunannya.

BACA JUGA:  Inter Singkirkan Urawa Reds 2-1, Lanjutkan Rekor Sempurna di Piala Dunia Antarklub

Kini, Cremonese tak hanya mencatatkan start mengejutkan di Serie A, tetapi juga memperkenalkan pemain muda yang kisahnya siap mencuri perhatian sepanjang musim.(maq)