Si Nyonya Tua PHK Manajer Thiago Motta

Thiago Motta dikontrak selama tiga tahun di Juventus. Foto: via ESPN

edisiana.com – Juventus telah memecat manajer Thiago Motta dan menunjuk Igor Tudor. PHK (pemutusan hubungan kontrak) ini karena Si Nyonya Tua dua kali menelan kekalahan telak berturut-turut pada musim yang mengecewakan.

Juventus dikalahkan 3-0 di Fiorentina pada 16 Maret menyusul kekalahan memalukan 4-0 di kandang sendiri dari Atalanta pada 9 Maret.

Dan tim asuhan Motta turun ke posisi kelima klasemen, setelah disalip Bologna. Mereka tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Inter Milan.

“Juventus FC mengumumkan bahwa mereka telah memberhentikan Thiago Motta dari jabatannya sebagai pelatih tim utama putra,” demikian pernyataan klub Juventus seperti dilansir ESPN pada hari ini.

BACA JUGA:  Roket Satriano Menghantam Bernabéu: Madrid Keok, Barcelona pun Tersenyum

“Juventus juga mengumumkan bahwa mereka telah mempercayakan kepemimpinan Tim Utama Putra kepada Igor Tudor yang akan memimpin sesi latihan pertama besok,” terang Juve.

Tudor menghabiskan sebagian besar karier bermainnya di Juventus, tiba pada tahun 1998. Pada tahun 2020, pelatih Kroasia itu menjadi asisten Andrea Pirlo di Juventus selama satu musim.

Di Italia , Tudor pernah melatih Udinese,  Hellas Verona, dan Lazio. Sementara itu Juventus finis di posisi ke-20 dalam klasemen Liga Champions dan tersingkir dari kompetisi pada babak playoff oleh PSV Eindhoven bulan lalu.

BACA JUGA:  Gary Neville: “Inilah Tahun Arsenal Asalkan Mereka Bisa Singkirkan Liverpool!”

Kurang dari seminggu kemudian, Juventus tersingkir dari Coppa Italia oleh Empoli  setelah adu penalti di perempat final.

Juve menjalani 21 pertandingan liga tanpa terkalahkan di awal musim, tetapi pada periode itu tim Motta bermain imbang dalam 13 pertandingan, sehingga gagal masuk dalam perburuan gelar.

Meski ada peningkatan setelah kekalahan pertama atas Napoli pada bulan Januari, dengan Juventus menang lima kali berturut-turut.
Dan sang manajer telah membayar harga atas kekalahan besar baru-baru ini, yang telah membuat marah para pendukung.

Sejak kedatangannya di Juventus, Motta telah mengambil sikap keras terhadap para pemain, dengan Federico Chiesa diberitahu bahwa dia bukan bagian dari rencana manajer sebelum dia dikirim ke Liverpool  pada bulan Agustus.(maq)