edisiana.com – Pelatih Liverpool, Iraola, mulai dibuat frustrasi dengan performa timnya yang belum konsisten. Padahal, kompetisi Liga Premier Inggris tinggal menghitung hari. Laga pembuka menghadapi Newcastle United hanya tersisa 13 hari.
Iraola menilai Liverpool masih belum mampu mempertahankan level permainan yang dibutuhkan selama 90 menit. Persoalan tersebut terlihat dalam dua pertandingan pramusim terakhir.
“Kami tidak memiliki lebih banyak lagi dalam hal level yang dibutuhkan untuk bermain seperti ini selama 90 menit,” ujar Iraola.
Liverpool sebenarnya mengawali rangkaian pramusim dengan hasil positif. Dua pertandingan pertama berhasil dimenangkan. Namun, performa tersebut tidak berlanjut pada dua laga berikutnya.
“Kami memenangkan dua pertandingan pramusim pertama, tetapi di dua pertandingan terakhir kami tidak mampu mempertahankan level permainan yang kami inginkan sepanjang pertandingan,” tambahnya.
Situasi itu menjadi pekerjaan rumah serius bagi Iraola sebelum kompetisi resmi dimulai. Pelatih asal Spanyol tersebut menyadari masih banyak aspek yang harus dibenahi Liverpool.
Meski begitu, Iraola enggan hanya melihat sisi negatif. Menurutnya, pertandingan pramusim tetap memberikan banyak pelajaran berharga bagi tim.
“Kami bisa mengambil banyak hal positif, tetapi juga banyak hal negatif dari hari ini,” katanya.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, Liverpool dituntut segera menemukan konsistensi permainan. Sebab, Newcastle sudah menanti pada laga pembuka Liga Premier.(maq)











