edisiana.com – Pelatih Leeds United, Farke terheran-heran dengan kipernya, Meslier. Kebobolan dengan bola pantul hingga klubnya gagal memenangkan pertandingan.
Menurut dia, gol seperti itu langka dan belum pernah terjadi selama 30 tahun tahun terakhir di sepak bola. Dan itu menjadi kesalahan fatal pada sentuhan terakhir pertandingan.
Bos Leeds mengatakan kapten Pascal Struijk, yang berdarah Indonesia itu belum pernah melihat bola memantul seperti itu dengan tidak baik di depan kipernya. Dan lalu Meslier membiarkannya melewatinya.
Tapi Farke tidak bisa mengatakan secara pasti apakah ada divot nakal di lapangan yang menyebabkan timnya kehilangan dua poin penting di Stadium of Light setelah penampilan yang mengesankan.
“Setelah situasi seperti ini, tidak perlu membicarakannya. Tidak ada seorang pun yang ingin mendengar kata-kata apa pun,” terang Farke dikutip dari BBC pada Sabtu, 5 Oktober.
“Pascal datang dan berkata kepada bawah dia belum pernah melihat yang seperti ini. Katanya memantul dan melompat ke arah lain karena ada tanda di lapangan,” tambahnya.
“Kehilangan poin dengan cara seperti ini sangat memilukan, menghebohkan, sangat menyedihkan dan mengecewakan bagi para pemain kami,” pungkasnya.
Tuan rumah Sunderland sempat unggul duluan di menit kesembilan. Golnya diciptakan oleh Chris Rigg. Tapi itu dibalas Leeds yang dicetak Joel Piroe.
Di babak kedua pada menit ke-56 Firpo Junior menggandakan gol untuk Leeds. Sayang di detik-detik akhir pertandingan Firpo yang bermaksud memberikan bola ke kiper Meslier, bola pantul malahan masuk ke gawangnya sendiri.(maq)











