edisiana.com – Álvaro Morata membuat kejutan. Pemenang Euro bersama Spanyol itu tiba- tiba datang ke latihan Atlético Madrid dan mengucapkan selamat tinggal kepada rekan satu timnya pada Selasa kemarin.
“Penting bagi saya untuk datang ke sini dan mengucapkan selamat tinggal, berterima kasih kepada mereka atas segalanya,” ucap Morata dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Mereka selalu banyak membantu saya di masa-masa sulit. Ketika berada dalam situasi di mana saya tidak bisa bermain baik, pilihan lain lebih baik. Bagi saya, dalam memenangkan gelar Euro saya mewakili Atlético dan memiliki nilai yang sama dengan menang bersama klub tempat saya berada,” terangnya menegaskan.
Morata mengaku akan pindah ke AC Milan dan masih akan menjalani tes medis dulu sebelum bergabung dengan raksasa Italia itu.
AC Milan dapat mengamankan kepindahan Morata jika mereka memenuhi klausul pelepasan pemain sebesar €15 juta ($16 juta) dengan Atléti.
Sementara pelatih Atletico, Diago Simeone, ingin merekrut Julian Alvarez untuk mengisi kosong lini depan. Sebab, striker Memphis Depay juga memutuskan kontraknya sebelum Morata pergi.
Simeone memilih Álvarez sebagai pemain nomor 9 yang ideal untuk memimpin serangan, meskipun Atlético bisa memberi ruang bagi penyerang Samu Omorodion. Omorodion, tampil mengesankan saat dipinjamkan selama satu musim di Deportivo Alavés.
Setelah diputuskan bahwa Morata akan pergi, Rojiblancos akan mengaktifkan rencana untuk mencoba merekrut Alvarez. Sementara itu, Morata meninggalkan pesan di media sosial mengenai niatnya saat menjawab fans yang mengkritiknya atas potensi hengkang dari Atlético.
“Sekarang saya tidak bisa pergi, namun setelah [kekalahan perempat final Liga Champions dari Borussia] Dortmund, semua ingin saya keluar,” tulisnya dan kemudian dihapus.
Morata, yang bermain selama dua musim dengan status pinjaman di Juventus dari Atlético sebelum kembali pada musim panas 2022, baru-baru ini mengeluh bahwa ia tidak mendapat rasa hormat dari media dan penggemar di Spanyol.(maq)











