edisiana.com – Medis yang merawat Kylian Mbappe memperkirakan pemainnya itu harus absen setidaknya sepuluh hari karena operasi patah hidung. Bahkan bisa lebih lama lagi.
Mantan dokter tim Prancis Fabrice Bryand mengatakan istirahat bintang Prancis itu akan memakan waktu. Artinya kapten baru Prancis tidak akan berpartisipasi di babak grup. Dan paling cepat sepuluh hari.
Federasi Sepak Bola Prancis menjelaskan Mbappe meninggalkan stadion dengan ambulans sedang menjalani langsung operasi di Rumah Sakit Universitas Düsseldorf.
Pelatih Prancis Didier Deschamps menegaskan Mbappe lepas kendali setelah bertabrakan dengan bek Austria Kevin Danso. Yang menyebabkan hidungnya patah.
“Saya tidak memiliki elemen di tangan saya. Dia tidak turun begitu saja. Itu masih harus dilihat. Saya tidak bisa pada tahap ini memberikan jawabannya. Dia bersama staf medis. Hidungnya terkena pukulan parah. Kami perlu memeriksanya, tapi tampaknya cukup rumit, yang sangat disayangkan bagi kami,” terang seperti dilansir Daylimail pada hari ini.
Seperti diberitakan Julien Laurens, Mbappe dirawat di rumah sakit karena hidungnya patah. Tapi belum dijelaskan apakah dia akan memerlukan operasi atau keterlibatannya di sisa Euro akan terpengaruh.
Penyerang Prancis itu kemudian mendapat kartu kuning setelah dia kembali masuk ke lapangan dan mencoba untuk diganti. Mbappe akhirnya diizinkan keluar lapangan menjelang akhir waktu normal, dengan Olivier Giroud menggantikannya.(maq)









