edisiana.com – Bek Borussia Dortmund, Mats Hummels melalui media sosial mengolok-olok Premier League. Dia menyebutkan Liga Inggris merupakan Liga Petani alias liga kampungan.
Sindiran Hummels ini lantaran klub-klub Liga Inggris berhubungan di kancah Eropa. Seperti Manchester City dan Arsenal sama- sama tersingkir dari perempat final Liga Champions. Mereka, masing-masing kalah dari Real Madrid dan Bayern Munich.
Sementara Liverpool dan West Ham kehilangan satu tempat di semifinal Liga Europa setelah gagal membalikkan defisit leg pertama melawan Atalanta dan Bayer Leverkusen.
Hasilnya, Aston Villa menjadi satu-satunya tim Premier League yang mencapai semifinal kompetisi Eropa. The Villians mengalahkan Lille melalui adu penalti di Europa Conference League.
“Panen bagus minggu ini rekan-rekan petani saya, mengacu pada hasil tim Inggris,” tulisnya melalui Twitter (sekarang dikenal sebagai X dikutip dari Daylimail pada hari ini.
Liga Petani atau kampung adalah istilah yang merendahkan dan digunakan untuk merendahkan kualitas liga dan para pemainnya.
Biasanya, ada persepsi di sepak bola Eropa bahwa lima liga teratas terdiri dari Liga Premier, La Liga, Bundesliga, Serie A, dan Ligue 1.
Sebelumnya, para penggemar menuduh Ligue 1 sebagai liga petani karena mereka merasa kompetisi tersebut paling tidak elit meski memiliki beberapa bintang terbesar.
Sekelompok pendukung tertentu merasa Liga Prancis terlalu berat sebelah, dengan Paris Saint-Germain mendominasi dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak musim 2012-13, PSG telah menjadi yang terdepan di sepakbola Prancis. Kecuali pada musim 2016-17 ketika mereka dikalahkan oleh Monaco).
Belum ada tanda-tanda PSG yang saat ini duduk di puncak klasemen juga tidak melambat, terutama mengingat bakat yang mereka miliki dalam skuadnya.
Tim Paris juga memiliki dana yang cukup besar, memastikan mereka dapat mempertahankan posisi mereka sebagai tim elit Ligue 1.(maq)











