Posisi Manajer Manchester United Terancam

Sir Jim Ratcliffe berbicara dengan pelatih Manchester United Erik Ten Hag. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Posisi Erik ten Hag sebagai manajer Manchester United tengah terancam. Nama pelatih Brighton digadang-gadangkan untuk menggantikannya.

Pelatih asal Belanda mengecewakan pada musim ini. Timnya kalah di Liga Premier untuk yang ke-10 kalinya musim ini. Terakhir mengalami kekalahan kandang 2-1 dari Fulham yang membuat mereka kini tertinggal delapan poin dari Aston Villa di tempat keempat. 

Menyusul musim pertama yang positif, Ten Hag menghadapi tekanan kuat ketika tim tersebut tersingkir dari Eropa setelah finis di posisi terbawah grup Liga Champions. 

Timnya juga menderita kekalahan telak 3-0 di kandang sendiri di Piala Carabao dari Newcastle di tengah serangkaian penampilan mengecewakan di paruh pertama musim ini. 

Namun, manajer dan pasukannya telah membalikkan keadaan dan meraih empat kemenangan beruntun sebelum Cottagers datang ke Old Trafford. Urutan itu termasuk kemenangan mengesankan di Villa Park dan kemenangan tandang dramatis di Wolves.

Namun menurut Manchester Evening News , mantan bos Ajax itu mungkin sedang dalam masa evaluasi karena investor minoritas baru Sir Jim Ratcliffe  berupaya mengatasi berbagai masalah olahraga klub. 

Laporan tersebut mengklaim bahwa pimpinan INEOS belum sepenuhnya tertarik pada Ten Hag dan sebagian individu di klub menerima laporan yang tidak memuaskan di sekitar posisinya.

Dalam komentarnya pekan lalu, Ten Hag yakin dia tetap mendapat dukungan dari Ratcliffe setelah miliarder itu menolak membahas masa depannya.

Ratcliffe malah menyatakan bahwa kegagalan penunjukan manajerial sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013 merupakan indikasi bahwa lingkungan klub adalah penyebabnya.

“Kami melakukan banyak pembicaraan, kami sangat selaras, kami memiliki ambisi yang sama, kami sangat selaras dalam prosesnya,” kata Ten Hag seperti dilansir dari Daylimail.

“Kami sangat selaras. Ini benar-benar sesuai dengan ambisi yang saya miliki, ketika saya bergabung. Saya sudah menjalani 19 bulan dan saya melihat kami sedang menuju ke arah yang benar,” imbuhnya.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengakui bahwa kualifikasi Liga Champions musim ini akan sangat penting untuk memastikan dia tetap mendapatkan dukungan yang dia yakini akan dia nikmati.

Kekalahan kandang kedelapan United musim ini – terpaut satu kekalahan dari rekor satu musim mereka – tidak banyak membantu tujuan tersebut. 

Manajer Brighton Roberto De Zerbi, yang juga dikaitkan dengan pekerjaan di Liverpool pada akhir musim, diyakini diminati oleh United. Pelatih asal Italia itu juga menjadi salah satu kandidat terdepan yang dikabarkan akan menggantikan Pep Guardiola di Manchester City.(maq)

BACA JUGA:  Everton Kalah, Penggemar Marah dengan Pemain