Chelsea Diduga Melakukan Pelangggaran

Stadion Chelsea, Stamford Bridge. Foto: PA

edisiana.com – Liga Premier sedang menyelidiki Chelsea terkait pelanggaran aturan keuangan. Sebab, bulan lalu The Blues didenda oleh UEFA senilai 8,6 juta poundstering lantaran melanggar aturan Financial Fair Play.

Pelanggaran tersebut dilaporkan oleh pemilik baru Stamford Bridge setelah penjualan klub pada bulan Mei. Dan mereka juga memberi tahu kepada Liga Premier tentang masalah serupa.

Liga sekarang sedang melihat apakah tuntutan konkret, seperti yang dihadapi Manchester City dan Everton.

Denda awal terkait dengan periode tujuh tahun ketika Roman Abramovich menguasai klub. Yakni, antara 2012 dan 2019.

“Kami cukup terbuka tentang masalah bersejarah yang berkaitan dengan Chelsea karena mereka melaporkan sendiri ke Liga Premier dan Asosiasi Sepak Bola jadi jelas kami sedang menyelidiki itu,” kata kepala eksekutif Liga Premier Richard Masters seperti dilansir BBC pada hari ini.

Chelsea mengatakan mereka bekerja sama dan membantu UEFA dalam penyelidikan mereka dan menyepakati perjanjian penyelesaian dengan badan pengelola.

Klub dapat didenda dan diberikan pengurangan poin jika terbukti bersalah melanggar peraturan keuangan.

Sementara itu juara Premier League Manchester City dituduh melakukan 100 pelanggaran peraturan keuangan. Namun klub membantah melakukan kesalahan keuangan.

Pihak Liga Premier juga tengah menyidik Everton yang dugaan pelanggaran aturan financial fair play. Mereka juga membantah melakukan kesalahan.(maq)

BACA JUGA:  Sammer Isyaratkan Guardiola Tinggalkan Man City Musim Panas Ini