Bola  

Mental Milan Drop Usai Dibobol Dua Kali

Geroud merayakan gol dengan rekan setimnya. Foto: Getty

edisiana.com – Milan kehilangan penyerang kunci Rafael Leão sebelum laga semifinal Liga Champions melawan Inter Milan. Dia belum sepenuhnya pulih dari cedera paha yang diderita akhir pekan lalu.

Bek Fikayo Tomori mengakui bahwa mereka awalnya gagal menghadapi tekanan di semifinal yang dijuluki “Euroderby” di Italia.

“Jelas kecewa. Seperti cara kami memulai pertandingan, kebobolan dua gol awal seperti itu,” ucapnya seperti dinukil dari ESPN pada hari ini.

“Yang pertama dari sepak pojok dan kemudian langsung setelahnya. Sulit ketika skor 0-0 tetapi tertinggal dua gol dalam 15 menit pertama,” tambahnya.

Menurut dia, setelah itu ada sedikit kecemasan dalam tim. Dan drop serta sulit menemukan kembali permainan yang konsisten.

“Saya tahu tim saya, saya tahu para pemain saya, saya tahu kami bisa berbuat lebih baik,” kata manajer Milan Stefano Pioli.

“Saya tahu Inter adalah tim yang sangat kuat, tapi kami tidak kalah. Ini akan menjadi malam yang sulit secara mental bagi kedua tim, kesempatan terakhir untuk lolos ke final,” sambungnya.

Tapi lanjutnya, timnya memiliki kesempatan untuk menempatkan untuk mencetak gol, untuk mencoba mengembalikan ini ke jalurnya.

“Kami harus memberikan semua yang kami miliki — bakat dan hati — untuk membalikkan situasi yang menjadi sulit tetapi bukan tidak mungkin,” ucapnya.(maq)

BACA JUGA:  Barcelona Terbelit Utang Rp20,13 T, eh... Messi Minta Bek Baru