edisiana.com – Ipswich Town mengakhiri penantian hampir 23 tahun untuk memenangkan pertandingan Liga Premier di Portman Road. Mereka menyabet kemenangan 2-0 atas Chelsea pada hari ini.
Harapan tuan rumah meningkat sejak awal dengan hadiah penalti. Umpan Leif Davis menemukan Delap, yang meluncur untuk mencoba meraih bola.
Namun kakinya yang menjuntai ditangkap oleh kiper Chelsea Filip Jorgensen saat ia berlari keluar dari garis gawangnya.
Itu adalah penalti pertama Ipswich di musim liga Inggris. Delap melepaskan tembakan di bawah Jorgensen untuk memecahkan suara penonton tuan rumah.
Segera setelah itu terjadi penyelamatan kuat dari Jorgensen. Delap melakukan upaya keras melintasi gawang dari sudut sempit.
Chelsea kemudian mengambil kendali pertandingan dan melakukan hampir segalanya kecuali mencetak gol.
João Félix berhasil mencetak gol setelah melakukan tendangan dari tiang belakang pada menit ke-24. Sayang dianulir karena pada posisi offside setelah pemeriksaan VAR yang panjang.
Cole Palmer membentur tiang gawang dua kali. Pertama dengan tendangan bebas melengkung dan cepat di mana bola pantul jatuh ke tangan Christopher Nkunku, yang membenturkannya langsung ke arah Christian Walton.
Kiper Ipswich juga menggagalkan upaya Palmer dengan penghentian tajam menjelang akhir babak pertama.
Namun gol penyeimbang yang diharapkan tidak pernah terjadi, dan Ipswich malah unggul 2-0 di awal babak kedua.
Hutchinson, yang pindah dari Chelsea ke Ipswich sebelum musim dimulai, membayar kembali sebagian biaya transfernya. Dia melakukan penyelesaian cerdas untuk gol kedua.
Gol tersebut tercipta berkat umpan salah dari pemain Chelsea asal Prancis, Axel Disasi, yang diterima oleh Delap yang berlari kencang. Dan menjadi satu-satunya pemain yang tertinggal di depan.
Dan itu merupakan hasil yang manis setelah penantian panjang. Melansir ESPN, sejak April 2002, dan kemenangan 1-0 atas Middlesbrough, Ipswich tidak pernah merayakan kesuksesan kandangnya di kompetisi papan atas.
“Senang rasanya menulis sejarah dan akhirnya mendapatkan kemenangan pertama di kandang sendiri,” kata Hutchinson.
The Blues turun ke posisi keempat, tertinggal 10 poin dari Liverpool dan bermain satu pertandingan lebih banyak dari sang pemuncak klasemen.(maq)











