edisiana.com – Setan Merah, julukan Manchester United Keok di City Ground, kandang Nottingham Forest. Kendati kalah 2-1, Marcus Rashford mengejutkan mencetak gol.
Musim ini, penampilan yang terburuk bagi tim besut Erik Ten Hag. Mereka hanya berada di posisi ketujuh dengan 31 poin. United telah kekalahan ke-14 mereka musim ini di semua kompetisi.
Dan bagi Nottingham Forest adalah kemenangan pertama Forest atas United di Liga Premier sejak 1994.
Tim tamu meraih kemenangan 3-2 di kandang melawan Aston Villa pada Boxing Day. Mereka bangkit seteah ketertinggalan dua gol. Tapi lantran ketidakkonsistenan mereka kembali terjadi.
Nah Sabtu malam,30 Desember mereka tampil buruk, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Tuan rumah melalui Dominguez memecah kebuntuan dalam pertandingan yang membosankan ini pada menit ke-64. Dengan tembakan dari tengah kotak.
Marcus Rashford lantas menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Saat Alejandro Garnacho memanfaatkan umpan buruk kiper Amerika Serikat Matt Turner.
Pemain Argentina itu mengirimkan umpan tepat melintasi tepi kotak 18 yard kepada Rashford yang melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah.
Namun perayaan United tidak berlangsung lama. Gibbs-White melepaskan tembakan melengkung ke sudut gawang melalui serangan balik yang dibangun Elanga, bekas pemain United.
Ten Hag mengakui timnya perlu menemukan konsistensi setelah mereka gagal bangkit dari ketertinggalan saat menang atas Villa.
“Kami tahu itu. Kami harus membuat penampilan kami konsisten dan harus tampil lebih baik. Sebuah pertandingan berlangsung selama 90 menit dan kami harus berinvestasi sejak menit pertama,” kata Ten Hag seperti dilansir ESPN pada Ahad ini.
Menurutnya, di babak pertama timnya baik-baik saja. Dan lebih bisa menguasai di sepertiga akhir lapangan.
“Babak kedua kami mengalami momen ketika kami kebobolan. Lalu kami bangkit dan saya pikir pertandingan itu milik kami dan kami unggul 2-1 lalu kebobolan. Kami punya momen, tapi tidak cukup bagus untuk menang,” terang dia.
“Kami tahu alasan mengapa hal ini tidak berhasil. Tidak ada tim yang bisa mengatasi begitu banyak masalah dan cedera yang kami alami. Kami seharusnya tetap melakukannya dengan lebih baik dan kami memiliki kedalaman dalam skuad. Ketika memiliki begitu banyak cedera, kedalamannya tidak akan maksimal. cukup,” tutur Ten Hag.
Kemenangan tersebut berarti Forest asuhan Nuno Espírito Santo, yang memenangkan pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya musim ini. Kini mereka berada di urutan ke-15 dengan 20 poin setelah 20 pertandingan, unggul lima poin dari zona degradasi.
“Mari kita rayakan. Nikmati momen ini karena ini memang pantas didapatkan,” kata Espírito.
“Sejujurnya, saya tidak melakukan apa pun. Apa yang kami coba lakukan adalah menciptakan ide. Ada bakat di sana, jadi yang penting adalah kepercayaan diri untuk bermain. Ini adalah tanggung jawab kami dalam cara kami bertahan,” tambahnya.(maq)
