edisiana.com – Duel sengit tersaji di Stadion Municipal Los Arcos saat Orihuela menjamu Levante pada babak awal Copa del Rey. Meski tampil penuh semangat hingga menit akhir, klub dari kompetisi kasta rendah Spanyol itu harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor tipis 3-4.
Orihuela yang bermain di divisi bawah menunjukkan determinasi tinggi menghadapi tim dari La Liga 2. Namun, mereka langsung kebobolan cepat di awal babak pertama.
Unai Elgezabal membuka keunggulan Levante lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Iker Losada dari situasi tendangan sudut.
Tak lama berselang, Levante menggandakan keunggulan. Kali ini Elgezabal berperan sebagai kreator dengan memberikan umpan matang kepada José Luis Morales, yang menuntaskannya dengan tembakan kaki kanan ke sudut kiri bawah gawang.
Tertinggal dua gol tak membuat Orihuela menyerah. Tim asuhan Sergi Guilló berhasil memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti Javier Solsona, yang mengarahkan bola ke sudut kanan bawah gawang.
Memasuki babak kedua, Levante kembali menjauh. Carlos Espí mencetak gol ketiga setelah menerima assist dari Morales pada menit ke-50.
Namun hanya dua menit berselang, Orihuela membalas cepat lewat sepakan keras Gonzalo Miranda yang menembus sudut kanan bawah gawang.
Gol tersebut membakar semangat tuan rumah. Mereka akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat kombinasi apik antara Adnane Bensaad dan Héctor Ayodele, yang menuntaskan umpan dengan sundulan mematikan.
Pertandingan berjalan semakin menegangkan di menit-menit akhir. Namun pengalaman Levante berbicara. Carlos Espí kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol penentu kemenangan. Skor 4-3 bertahan hingga laga usai, sekaligus memastikan langkah Levante ke babak berikutnya.
Meski tersingkir, Orihuela mendapat banyak pujian atas penampilan gigih mereka menghadapi tim yang levelnya jauh di atas.(maq)
