edisiana.com – Sunderland memetik kemenangan tipis 1-0 atas Fulham pada pekan kedua Premier League. Isidor menjadi pahlawan tuan rumah lewat gol tunggal yang lahir pada menit ke-75.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang.
Isidor baru masuk pada menit ke-64. Kehadirannya langsung memberikan warna berbeda bagi lini depan Sunderland.
Penyerang tersebut nyaris membuka keunggulan hanya beberapa menit setelah berada di lapangan. Berdiri tanpa kawalan di tengah kotak penalti, Isidor mendapat peluang matang hasil kombinasi Granit Xhaka dan Enzo Le Fee.
Sayang, penyelesaiannya masih membentur tiang kiri gawang Fulham.
Isidor tak menyerah. Pada menit ke-75, ia akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor.
Gol bermula dari aksi Habib Diarra yang bergerak cepat di sisi lapangan. Ia kemudian melepaskan umpan silang mendatar ke depan gawang.
Kiper Fulham, Bernd Leno, gagal mengamankan bola. Isidor berada di posisi yang tepat dan langsung menyambar umpan tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Fulham berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan. Namun, pertahanan Sunderland tampil disiplin hingga keunggulan tipis tersebut mampu dipertahankan sampai peluit panjang.
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Fulham pada awal musim Premier League. Sebelumnya, The Cottagers takluk 2-3 dari Chelsea pada pekan pertama dalam laga yang berlangsung sengit.
Pelatih Fulham, Arbeloa, mengakui timnya harus menunjukkan daya juang yang sama di setiap pertandingan.
“Saat melawan Chelsea di kandang, mudah untuk berlari dan berjuang, tetapi itu harus melakukannya di setiap pertandingan,” kata Arbeloa dinukil dari BBC pada hari ini.(maq)
