edisiana.com – Kabar baik datang dari Como. Klub Serie A yang dimiliki pengusaha Indonesia itu akhirnya mendapat lampu hijau dari UEFA untuk menggelar pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Sinigaglia musim ini.
Persetujuan tersebut diberikan setelah Como melakukan renovasi besar-besaran terhadap stadion dalam waktu sekitar tiga bulan. Sejumlah fasilitas di Sinigaglia dibenahi agar memenuhi standar yang ditetapkan UEFA untuk menggelar pertandingan kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa.
Dengan persetujuan itu, Como tidak perlu lagi mencari stadion alternatif untuk menjalani laga kandang Liga Champions. Melansir Daily Mail menyebutkan Giuseppe Sinigaglia kini resmi mendapatkan hak penyelenggaraan pertandingan kompetisi tersebut.
Sejumlah klub besar pun siap bertandang ke markas Como. Salah satunya Manchester United. Klub Premier League itu dijadwalkan menghadapi Como pada fase liga Liga Champions musim ini.
Selain Manchester United, juara Eropa Paris Saint-Germain juga akan menyambangi Sinigaglia. Dua klub lainnya, RB Leipzig dan AEK Athens, turut masuk dalam daftar lawan Como di kandang.
Keberhasilan Como tampil di Liga Champions menjadi catatan bersejarah bagi klub. Musim lalu, Cesc Fabregas sukses membawa Como finis di posisi keempat Serie A sekaligus memastikan tiket ke Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.
Namun, perjalanan menuju Liga Champions sempat menghadapi persoalan di luar lapangan. Meski kondisi stadion dinilai memenuhi standar setelah renovasi, infrastruktur di sekitar klub sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi persyaratan UEFA.
Karena itu, Stadion Sassuolo sempat disebut sebagai salah satu opsi alternatif untuk menggelar pertandingan Como di kompetisi elite Eropa tersebut. Stadion tersebut juga menjadi markas Jay Idzes dan rekan-rekannya.
Kini, dengan persetujuan UEFA, Como bisa menikmati atmosfer Liga Champions di rumah sendiri. Giuseppe Sinigaglia pun bersiap menjadi panggung bagi kedatangan sejumlah klub besar Eropa.(maq)
