edisiana.com – Badan pengawas wasit Liga Primer Inggris, Professional Game Match Officials Limited (PGMOL), mengumumkan bahwa wasit Michael Salisbury telah dicoret dari pertandingan antara Liverpool dan Arsenal yang digelar Minggu malam di Anfield. Keputusan ini diambil menyusul kontroversi yang melibatkan Salisbury saat menjadi asisten wasit video (VAR) dalam laga Chelsea kontra Fulham, Sabtu lalu.
Kontroversi bermula saat Fulham mencetak gol pembuka melalui Josh King pada menit ke-22. Namun, gol tersebut dianulir setelah intervensi VAR karena dianggap terdapat pelanggaran oleh Rodrigo Muniz terhadap bek Chelsea, Trevoh Chalobah. Muniz dinilai menginjak kaki Chalobah saat berusaha melewati pemain tersebut di dekat garis tengah lapangan.
Setelah peninjauan panjang oleh Salisbury di ruang VAR, wasit utama Robert Jones memutuskan untuk menganulir gol tersebut usai meninjau tayangan ulang di monitor pinggir lapangan. Chelsea pun akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 2-0.
Ketua PGMOL, Howard Webb, menyebut keputusan menganulir gol Fulham tersebut sebagai sebuah kesalahan. Ia menilai intervensi VAR tidak memenuhi standar tinggi yang seharusnya digunakan, karena tidak terdapat kesalahan wasit yang jelas dan nyata. Menurutnya, situasi itu seharusnya tetap menjadi keputusan di lapangan oleh wasit.
Sebagai akibat dari insiden tersebut, PGMOL memutuskan mengganti Michael Salisbury dengan John Brooks untuk memimpin laga big match Liverpool vs Arsenal.
Manajer Fulham, Marco Silva, menyampaikan kekecewaannya atas keputusan tersebut dan menyebutnya sangat merugikan timnya.
“Kami mengadakan rapat dengan wasit dan orang-orang yang bertanggung jawab. Kami semua ingin menang. VAR bukan untuk mewasiti ulang pertandingan,” ujar Silva seperti dikutip dari BBC.
Insiden ini menjadi momen kedua berturut-turut di mana Chelsea diuntungkan dari keputusan VAR dalam laga kandang. Sebelumnya, pada pekan pembuka Liga Primer, gol tendangan bebas Eberechi Eze dari Crystal Palace juga dianulir setelah Marc Guehi dianggap mengganggu posisi pagar hidup lawan.(maq)
