edisiana.com – Manchester United menuntaskan perpindahan Manuel Ugarte dari Paris Saint-Germain jelang tutup jendela transfer pada Jumat kemarin.
Pertimbangan Setan Merah merekrut gelandang muda ini lantaran mereka selalu kalah duel di lini tengah.
Salah satu hal yang mencolok dari performa buruk Manchester United di musim 2023-24. Betapa terbukanya mereka di lini tengah, dan betapa mudahnya bagi lawan untuk bermain menembus lini tim asuhan manajer Erik ten Hag.
Kekuatan paru-paru Fred sudah tidak ada lagi, dan usia telah menyusul Casemiro, dan Sofyan Amrabat yang tampil mengecewakan.
Masalah lini tengah belum hilang. Pada pertandingan pembuka musim ini, United tampak sangat rentan terhadap serangan balik Fulham.
Dengan atap yang bocor tidak mengherankan jika Ten Hag mengandalkan gelandang Uruguay Manuel Ugarte untuk membantu memberikan sedikit perlindungan.
Bintang muda Celeste — yang berusia 23 tahun pada bulan April jelas cocok. Ia adalah gelandang yang lincah dalam merebut bola.
Sayang keinginan Ten Hag untuk menguasai bola, tidak dapat membatasi diri mereka hanya sebagai penghancur.
Dan Ugarte juga tampil mengesankan saat menguasai bola, memberikan umpan cepat dan tajam kepada pemain di sekitarnya.
Ada sesuatu dalam diri Ugarte yang mengingatkan kita pada Javier Mascherano. Gelandang bertahan Argentina berhasil membuktikan diri di Liverpool.
Mascherano, tentu saja, terus bersinar sebagai bagian penting dari Barcelona asuhan Pep Guardiola. Dia akhirnya tampil di lini tengah pertahanan.
Melansir ESPN, pelatih pertama Mascherano bersama Argentina adalah Marcelo Bielsa. Sekarang bertugas di Uruguay, Bielsa melakukan hal serupa dengan Ugarte di semifinal Copa América.
Alih-alih mengisi posisi normalnya di depan empat bek, Ugarte tampil melawan Kolombia di sisi kiri dari tiga bek.
Eksperimen yang berakhir setelah setengah jam, ketika Rodrigo Bentancur tertatih-tatih karena cedera dan Bielsa terpaksa menyesuaikan diri, membawa Ugarte kembali ke posisi konvensionalnya.
Namun itu adalah perubahan taktik yang menarik, yang menunjukkan potensi fleksibilitas pemain baru United tersebut.(maq)
