edisiana.com – Upaya Manchester United untuk mendatangkan Denzel Dumfries resmi kandas setelah bek kanan asal Belanda itu memperpanjang kontraknya bersama Inter Milan hingga 2028. Keputusan ini menjadi pukulan bagi United, yang tengah berupaya membenahi lini bek sayap dalam era baru di bawah pelatih Ruben Amorim.
Dumfries sebelumnya santer dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford menyusul spekulasi pada musim panas 2024 lalu. Ketika itu, ia menolak menandatangani kontrak baru sebelum bursa transfer ditutup, memunculkan harapan bahwa ia bersedia membuka negosiasi dengan klub lain. Menurut laporan The Athletic, Manchester United menjadi salah satu klub terdepan yang memantau situasi tersebut.
Penolakan awal Dumfries untuk memperpanjang kontrak sempat membuat United optimistis. Terlebih dengan kedatangan Ruben Amorim yang menerapkan sistem permainan yang sangat mengandalkan peran bek sayap aktif. Namun, harapan itu kini pupus setelah Dumfries memutuskan bertahan di Giuseppe Meazza dan menandatangani kontrak jangka panjang.
Pemain 29 tahun itu menjadi sosok penting dalam skuad Inter, termasuk saat membawa Nerazzurri meraih Scudetto dan melaju ke final Liga Champions musim ini, di mana mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain.
Dengan gagalnya transfer Dumfries, Ruben Amorim kini kembali dihadapkan pada masalah lama di sektor bek sayap kanan. Pemain-pemain seperti Diogo Dalot, Luke Shaw, Noussair Mazraoui, hingga Patrick Dorgu belum mampu memberikan performa konsisten sesuai ekspektasi.
Sebagai alternatif, Manchester United kini dikaitkan dengan Jeremie Frimpong, rekan senegara Dumfries yang tampil impresif bersama Bayer Leverkusen di Bundesliga.
Kendati Frimpong dianggap cocok dengan filosofi permainan menyerang dan melebar ala Amorim, serta memiliki kemampuan ofensif yang mumpuni dari sisi kanan lapangan, bek Belanda itu sudah bergabung dengan Liverpool pada hari ini.
Situasi ini membuat perburuan bek sayap kembali menjadi prioritas utama United di jendela transfer musim panas 2025.(maq)
