edisiana.com – Para ilmuwan mengatakan makan coklat bagus untuk otak. Sebab senyawa kuat yang bersembunyi di dalam coklat – terutama varietas gelap – kini telah ditemukan untuk meningkatkan daya ingatan.
Para peneliti dari Universitas Harvard dan Columbia menemukan bahwa manfaat daya ingat berasal dari konsumsi 500 mg flavanol setiap hari, dalam bentuk suplemen.
Profesor Aedin Cassidy, dari Queen’s University Belfast, mengatakan studi yang sangat penting yang menunjukkan bahwa dosis flavonoid yang disebut flavanol, adalah kunci untuk meningkatkan daya ingat pada otak yang menua.
“Dosis yang diperlukan untuk peningkatan kesehatan otak ini mudah dicapai. Misalnya, satu cangkir teh, enam kotak cokelat hitam, beberapa porsi beri dan apel bersama-sama akan menghasilkan sekitar 500mg,” jelasnya seperti dilansir Daylimail pada hari ini.
Sebuah apel sendiri dapat mengandung sekitar 10mg. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Proceedings of the National Academy of Sciences ini melibatkan lebih dari 3.500 orang dewasa, yang rata-rata berusia 70-an.
Sebagian besar sudah makan makanan sehat yang dikemas dengan banyak flavanol. Peserta diberi suplemen flavanol 500mg setiap hari atau pil dummy selama tiga tahun.
Sepanjang penelitian, para sukarelawan diminta untuk melakukan beberapa tes memori dan mengisi survei tentang diet mereka.
Skor memori hanya meningkat sedikit pada kelompok yang mengonsumsi pil flavanol. Tapi manfaat yang lebih besar terlihat di antara sekelompok orang yang memiliki pola makan yang buruk dan konsumsi flavanol yang rendah pada awal penelitian.
Skor ingatan mereka meningkat sekitar 10 persen lebih banyak daripada rekan-rekan mereka yang menggunakan plasebo, hasil menunjukkan. Para peneliti menekankan, flavanol ‘tidak berpengaruh pada orang yang tidak memiliki kekurangan.
Profesor Adam Brickman, seorang neuropsikolog di Columbia University, berpendapat temuan ini meningkatkan kemungkinan menggunakan diet kaya flavanol atau suplemen untuk meningkatkan fungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.
Profesor Gunter Kuhnle, seorang ahli nutrisi dan ilmu makanan di University of Reading dan salah satu peneliti studi tersebut, menggambarkan temuan tersebut sebagai menarik.
Dia mengatakan hasil menunjukkan bahwa ada jumlah flavanol yang optimal dalam makanan. Yakni sekitar 500mg asupan harian.
Tapi tidak semua orang setuju. Profesor David Curtis, dari University College London, mengatakan penelitian tersebut menunjukkan mereka yang mengonsumsi suplemen flavanol selama bertahun-tahun memiliki fungsi memori yang hampir sama dengan mereka yang menggunakan plasebo dan setiap perbedaannya masih dalam harapan.
“Para penulis mengklaim bahwa beberapa hasil secara statistik signifikan tetapi dalam pandangan saya ini karena analisis telah dilakukan secara tidak benar. Jika ada, penelitian ini menunjukkan bahwa suplemen flavanol tidak memiliki efek besar pada fungsi memori,” terangnya.
“Studi ini gagal memberikan bukti bahwa peningkatan asupan flavanol bermanfaat dan tidak perlu bagi siapa pun untuk mempertimbangkan mengubah pola makan mereka berdasarkan temuannya,” imbuhnya.(maq)
Hasil Penelitian: Coklat Bagus untuk Meningkatkan Daya Ingatan
