edisiana.com – Derby County datang tanpa ampun. Bristol City dihancurkan, dipermalukan, dan disingkirkan dari zona play-off dalam sebuah malam yang akan lama dikenang para pendukung Rams. Skor akhir? 0-5. Sebuah pernyataan keras.
Belum genap 16 menit, pertandingan praktis sudah selesai. Rhian Brewster dan Ben Brereton Díaz menancapkan dua tusukan cepat yang membuat Ashton Gate terdiam. Bristol City goyah, Derby lapar.
Penderitaan tuan rumah berlanjut.
Bobby Clark menambahkan gol ketiga sembilan menit sebelum jeda, hasil dari permainan satu sentuhan mematikan yang membelah pertahanan City dalam serangan balik kilat. Derby bermain seperti orkestra—cepat, presisi, dan kejam.
Babak kedua bukan penyelamatan, melainkan kelanjutan hukuman. Patrick Agyemang melompat tinggi, menanduk bola, dan mengubah skor menjadi 4-0. Tapi Rams belum selesai.
Pukulan terakhir datang dari jarak dekat. Lars-Jørgen Salvesen menutup malam sempurna dengan gol kelima—sekaligus mengukir sejarah.
Ini adalah kemenangan tandang 5-0 pertama Derby County sejak 12 September 1959, saat mereka menghancurkan Plymouth Argyle. Enam dekade menunggu, terbayar lunas.
Hasil ini, melansir BBC, mengangkat Derby ke posisi keenam klasemen Championship, zona play-off yang kini mereka kuasai dengan penuh otoritas.
Sebaliknya, Bristol City harus menelan kenyataan pahit, terjun ke peringkat kesembilan setelah malam yang benar-benar kelam.(maq)











