edisiana.com – Manchester City akhirnya bisa menang. Leicester City menjadi korban pertama dalam membangkitkan The Sky Blue dalam lima kelalahan beruntun di pertandingan Liga Premier.
Dari awal babak pertama, pada laga Ahad malam, City dominan dalam penguasaan bola. Mereka bahkan menguasai separuh lapangan Leicester. Namun gol baru tercipta pada menit ke-21.
Saat Savinho memanfaatkan bola muntah dari tendangan jarak jauh Phil Foden setelah kiper Leicester Jakub Stolarczyk mendorong bola ke arahnya.
Pemain Brasil itu melepaskan tembakan ke bagian atas gawang dari sudut sempit.
Haaland, yang telah mencetak dua gol dalam delapan pertandingan liga pada periode terburuk dalam kariernya di Liga Primer, menggandakan keunggulan City pada menit ke-74.
Dia menyundul umpan silang dari Savinho, yang memanfaatkan umpan dari Kevin de Bruyne.
Kemenangan kedua ini dalam 14 pertandingan di semua kompetisi membuat mereka naik dua peringkat ke posisi kelima. Dengan 31 poin, 11 poin di belakang pemuncak klasemen Liverpool.
Sedangkan Leicester tetap berada di zona degradasi di posisi ke-18.
“Kami semua membutuhkannya.Lega, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan kami semua. Kami telah melakukan hal-hal luar biasa dan sekarang kami kesulitan memenangkan pertandingan, jadi sekarang ini hanya kelegaan,” tutur Pep Guardiola dikutip dari ESPN pada Senin ini.
“Selalu melegakan bisa mencetak gol dan itu merupakan gol penting untuk unggul 2-0,” tambah Haaland.(maq)
