edisiana.com – Presiden LaLiga Javier Tebas mengkritisi Real Madrid yang memboikot upacara Ballon d’Or di Paris pada hari Senin malam.
Los Blancos membatalkan rencana kehadirannya ke ibu kota Prancis setelah mengetahui bahwa gelandang Manchester City Rodri sebagai pemenang penghargaan bergengsi itu, mengungguli Vinícius Júnior dari Real Madrid.
Meskipun Vinícius tidak masuk, Madrid dinobatkan sebagai klub pria terbaik musim ini dan manajernya Carlo Ancelotti memenangkan penghargaan sebagai pelatih terbaik.
“Saya penggemar Real Madrid. Nilai-nilai terpenting dari klub ini adalah menjadi seorang pria sejati dan berjabat tangan saat kalah. Saya pikir Real Madrid sudah lama kehilangan semangat itu,” ucap Tebas dinukil dari ESPN pada Rabu ini.
“Mereka seharusnya datang ke upacara tersebut dan tidak mempertanyakan sistem France Football yang transparan, dengan 100 jurnalis yang memberikan suara,” imbuhnya.
Sementara itu, mantan bintang Real Madrid Karim Benzema merasa kekecewaan dan langkah Madrid dapat dibenarkan karena Vinícius adalah pemain terbaik musim lalu.
Vinícius mencetak 24 gol dan memberikan 11 assist di semua kompetisi musim lalu untuk juara LaLiga Madrid. Termasuk gol kedua timnya dalam kemenangan final Liga Champions melawan Borussia Dortmund.
“Saat Real Madrid menjadi juara Eropa musim lalu, Vinícius menjadi penentu di setiap pertandingan,” kata pemenang Ballon d’Or 2022 Benzema.
“Saya rasa tidak ada orang lain yang lebih pantas mendapatkannya daripada dia,” tegas Benzema.(maq)
