Pep dan Arteta Sedih Ten Hag Dipecat

Van Ruud Nistelrooy bersama Ten Hag. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Manajer City Pep Guardiola mengakui ia merasa simpati terhadap Ten Hag dan ketidakamanan pekerjaan merupakan bagian dari permainan bagi manajer di level atas.

“Saya merasa kasihan kepadanya. Saya tidak melihat arsitek, dokter, guru yang dipecat, orang-orang mengharapkan hasil dari kami,” ucap Pep Guardiola dikutip dari ESPN pada Rabu ini.

“Jika saya tidak mendapatkan hasil, saya tidak akan berada di sini. Ini bisnis. Anda harus menerima hasil,” tegas dia menambahkan.

Sementara manajer Arsenal Mikel Arteta mengatakan bahwa dia sedih melihat Ten Hag meninggalkan United dan menunjuk pada keberhasilan pemain asal Belanda itu di Piala Carabao dan Piala FA.

“Selalu menyedihkan melihat salah satu rekan kami kehilangan pekerjaannya,” katanya.

“Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik, dia telah memenangkan gelar di sana, dia telah mengubah banyak hal. Dia pelatih yang fenomenal dan itu sulit,” terang Arteta.

“Sayangnya, ketika hal-hal seperti ini terjadi, dengan pengalaman yang kami miliki sebagai manajer, kami selalu berada di posisi yang sulit,” imbuhnya.

“Terutama ketika melihat pertandingan, bagaimana mereka kalah, itu luar biasa. Namun, mereka telah membuat keputusan dan saya mendoakan yang terbaik untuk babak barunya,” sambung dia lagi.

Pelatih Tottenham Ange Postecoglou menanggapi dengan hal wajar. “Tidak terkejut. Meski mengecewakan, hal itu hampir tak terelakkan mengingat sorotan yang ia terima. Jadi, ya, memang begitulah sifat sepak bola akhir-akhir ini,” tutur dia.(maq)

Exit mobile version