edisiana.com – Pertemuan Bournemouth menjamu Arsenal mengingatkan kenangan Andoni Iraola bersama Mikel Arteta semasa kecil.
Baik bos Bournemouth dan Arsenal
Sama- sama berasal dari daerah kecil Gipuzkoa di Spanyol utara. Masa mudanya mereka menghabiskan waktu di pantai berangin di pantai selatan.
Dan akhir pekan ini mereka bertemu sebagai pengingat lain tentang hari-hari awalnya ketika dia menghadapi teman masa kecilnya Mikel Arteta di Liga Premier.
Sayang salah satu bos lain, Julen Lopetegui, meninggalkan Wolves sebelum musim dimulai, namun Unai Emery tetap di Aston Villa. Tapi kesamaan akar mereka di Negara Basque dikalahkan oleh ikatan yang menyatukan Iraola, manajer Arsenal Arteta dan bos Bayer Leverkusen Xabi Alonso, mantan gelandang Liverpool dan Spanyol.
Ketiganya bermain sepak bola remaja untuk klub amatir Antiguoko pada waktu yang sama. “Itu adalah periode yang sangat menyenangkan. Kami berumur delapan, sembilan, 10 tahun dan kami bermain dengan teman-temanmu di pantai. Kami tidak memiliki harapan ini ketika kami bermain. Kami hanyalah anak-anak yang bermain sepak bola,” kata Iraola dikutip dari BBC pada Sabtu, 30 September.
Iraola masih menikmati pantai, terkadang bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil, namun terkadang ia berkunjung sendirian.
“Aku suka pergi ke pantai, apalagi di musim panas, sekedar jalan-jalan, saat cuaca sedang tidak bagus. Sekadar jalan-jalan, berkumpul dengan keluarga atau sendirian. Kadang saat tidak ada orang di sana, hanya alam dan pantainya bagus banget,” ucapnya.
Gambaran kedamaian dan ketenangan nampaknya jauh dari intensitas pertandingan kandang melawan Arsenal dan Iraola mencoba mengalahkan seseorang yang sangat dekat dengannya ketika tumbuh dewasa.
“Akan sangat menyenangkan melihat Mikel lagi. Dia pemain yang luar biasa,” kata Iraola, yang menggantikan Gary O’Neil di The Cherries pada bulan Juni.
“Dialah yang berada di atas yang lain. Dialah yang pertama kali meninggalkan klub kami dan bergabung dengan Barcelona. Lalu akhirnya mengakhiri karir sepak bola dan juga menjadi pelatih setelahnya,” jelasnya.(maq/bersambung)
Kisah Kecil Iraola dan Arteta (Bagian-1): Sama-sama dari Pantai Selatan
