edisiana.com – Chelsea kembali meraih kemenangan. Kali ini, Brighton & Hove Albion menjadi korban keganasan The Blues di Stamford Bridge, Minggu (30/8/2016) malam. Duel sengit itu berakhir dengan skor 4-3 untuk tuan rumah.
Laga tersebut sekaligus menjadi panggung debut kiper anyar Chelsea, Emi Martinez. Penjaga gawang asal Argentina itu baru saja resmi didatangkan pada Minggu (30/8/2026), namun langsung dipercaya menjadi starter oleh pelatih Xabi Alonso.
Chelsea tampil efektif sejak menit awal. Mereka bahkan mampu membuka keunggulan melalui situasi bola mati.
Berawal dari tendangan penjuru yang diarahkan ke kotak penalti Brighton, bola hasil sundulan gagal diamankan Mats Wieffer dan kiper Bart Verbruggen. Bola kemudian jatuh ke kaki Romeo Lavia.
Tanpa membuang kesempatan, Lavia langsung menceploskan bola dari jarak dekat. Chelsea pun unggul cepat.
Keunggulan The Blues bertambah pada menit ke-15. Berawal dari lemparan ke dalam di area permainan Brighton, Morgan Rogers melaju kencang membawa bola menuju kotak penalti.
Rogers kemudian mengirimkan umpan tarik kepada Pedro Neto. Winger Portugal itu dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.
Chelsea kembali memperlebar jarak lewat skema serangan balik. Jorrel Hato menjadi penggerak serangan sebelum mengirimkan bola kepada Joao Pedro di dalam kotak penalti Brighton.
Joao Pedro tak menyia-nyiakan peluang. Tembakannya membawa Chelsea semakin nyaman memimpin.
Namun, Brighton belum menyerah.Sebelum babak pertama berakhir, tim tamu mampu memperkecil ketertinggalan. Martinez sempat keluar dari garis gawang untuk menggagalkan peluang Charalampos Kostoulas.
Sayang, bola muntah justru disambar Malick Yalcouye. Dengan tendangan voli, Yalcouye mengoyak gawang Chelsea.
Brighton semakin percaya diri setelah Pascal Gross ikut mencatatkan namanya di papan skor. Yalcouye memberikan umpan kepada Gross, yang kemudian melepaskan tembakan.
Bola sempat membentur Joao Pedro sebelum berubah arah dan meluncur melewati Martinez.
Chelsea tak tinggal diam. Cole Palmer kemudian muncul sebagai pembeda. Dari luar kotak penalti, Palmer melepaskan tembakan melengkung yang membuat Verbruggen tak berdaya. Chelsea kembali menjauh.
Namun, kemenangan The Blues yang sudah di depan mata nyaris buyar. Pada detik-detik terakhir pertandingan, Chelsea gagal melakukan sapuan dengan sempurna.
Pascal Gross memanfaatkan situasi tersebut dengan sundulan yang melewati Martinez. Bola meluncur masuk ke gawang dan menjadi sentuhan terakhir dalam pertandingan.
Chelsea akhirnya tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3. Tiga poin di Stamford Bridge pun menjadi modal penting bagi skuad Xabi Alonso, meski lini pertahanan The Blues masih menyisakan pekerjaan rumah besar.(maq)









