edisiana.com – Barcelona kembali ke Camp Nou untuk pertama kalinya sejak Mei 2023—dan mereka kembali menggigit. Tanpa basa-basi, Blaugrana di bawah komando Hansi Flick menggilas Athletic Club 4-0 dan langsung merebut tahta klasemen LaLiga.
Robert Lewandowski membuka pesta dengan gaya khasnya. Sang penyerang Polandia menembak rendah, bola mengenai lengan Unai Simón, dan masuk—gol kedelapannya musim ini. Barca memimpin, Camp Nou bergemuruh, dan Flick tersenyum puas.
Menjelang jeda, keajaiban lain datang dari seorang anak berusia 17 tahun yang tampaknya diciptakan untuk menjadi bintang.
Lamine Yamal, dengan sentuhan luar kaki yang seolah melawan hukum fisika, mengirim umpan brilian kepada Ferran Torres. Torres menuntaskan bola itu dengan tenang—2-0, seni sepak bola tersaji di Catalonia.
Baru tiga menit babak kedua bergulir, Barcelona kembali menari. Lopez menerima bola di dekat titik penalti dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Simón. Skor 3-0, Athletic semakin tenggelam.
Situasi makin buruk bagi tim tamu ketika Sancet melakukan tekel dari belakang terhadap Lopez. Wasit awalnya hanya mengangkat kartu kuning, namun setelah melihat VAR, hukuman dinaikkan menjadi kartu merah. Athletic tidak hanya kalah kualitas—mereka kehabisan tenaga dan akal.
Menjelang akhir laga, Yamal kembali menunjukkan maginya. Dengan putaran dan gerakan yang membuat bek-bek Athletic kehilangan arah, ia mengirim bola kepada Torres yang mencetak gol keduanya.
Sempat dianulir karena offside, VAR kembali berpihak pada Barca—gol disahkan, pesta makin meriah.
Camp Nou malam itu adalah panggung dominasi total. Flick, Barca, Yamal, Lewandowski—semua bersatu dalam satu pesan:“Kami kembali, dan kami lapar gelar.”
Melansir BBC, Barca mengoleksi 31 poin dari 13 pertandingan dan memuncaki klasemen berdasarkan selisih gol. Tapi Real Madrid akan menggantikan mereka, jika mereka menang di Elche pada Minggu, 23 November.(maq)











