Luke Shaw Dukung Ruben Amorim Perbaiki Budaya Buruk di Manchester United

Luke Shaw bersama dengan rekan timnas Inggris. Foto: via ESPN

edisiana.com – Bek Manchester United, Luke Shaw, memberikan dukungan penuh kepada manajer baru Ruben Amorim untuk memperbaiki budaya yang ia sebut “buruk dan tidak sehat” di klub.

Pada bulan Mei lalu, usai kekalahan telak United dari Tottenham di final Liga Europa, Shaw sempat melontarkan komentar tajam mengenai performa tim.

Ia mempertanyakan apakah dirinya dan rekan setimnya cukup layak mengenakan seragam United—pernyataan yang menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan kapten klub, Gary Neville.

BACA JUGA:  Gara-gara Jepang, Pelatih Jerman Dipecat

Kini, Shaw mengakui bahwa komentarnya saat itu lahir dari emosi dan rasa frustrasi yang mendalam.

“Penilaian saya saat itu dipengaruhi rasa sakit dan kekecewaan. Kepala saya masih panas ketika mencoba menerima kekalahan itu,” kata Shaw, mengacu pada kekalahan yang sekaligus mengakhiri peluang United untuk tampil di kompetisi Eropa, setelah hanya finis di posisi ke-15 Liga Primer.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, Ruben Amorim yang baru ditunjuk sebagai manajer langsung mengambil langkah tegas. Ia berkomitmen untuk meningkatkan standar profesionalisme di ruang ganti, termasuk dengan mencoret lima pemain senior—di antaranya Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho.

BACA JUGA:  City Akhiri Rekor Manchester United, Rodri Pecahkan Rekor Pemain Chelsea

“Tidak sulit untuk melihat dari luar seperti apa keadaannya. Selama beberapa tahun terakhir, suasana di sini sangat negatif,” ujar Shaw seperti dilansir BBC pada hari ini.

“Lingkungannya bisa sangat beracun, dan itu tidak sehat sama sekali. Kami butuh suasana yang positif, penuh energi dan kebahagiaan. Ketika kami memiliki itu, kami bisa merasa lebih bebas dan mengekspresikan diri sepenuhnya.”

Dukungan Shaw terhadap Amorim menegaskan keinginan para pemain untuk membuka lembaran baru dan membangun kembali identitas klub yang sempat meredup dalam beberapa musim terakhir.(maq)