edisiana.com – Ekuador menunjukkan kelasnya saat menghadapi Guatemala dalam laga persahabatan di Lapangan ScottsMiracle-Gro, hari ini. Tim berjuluk La Tri itu tampil dominan dan menundukkan Guatemala dengan skor meyakinkan 3-0.
Sejak menit-menit awal, Ekuador langsung mengancam. Baru dua menit laga berjalan, Jeremy Arévalo mengirim umpan matang yang disambut Kendry Páez.
Namun, peluang tersebut masih mampu digagalkan kiper Guatemala Nicholas Hagen.
Guatemala tidak tinggal diam. Tim tamu sempat memberikan ancaman melalui William Fajardo. Gelandang tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang nyaris membobol gawang Ekuador. Sayangnya, bola masih melenceng tipis di sisi kanan.
Ekuador akhirnya memecah kebuntuan melalui Jordy Caicedo. Penyerang berusia 27 tahun itu sukses menuntaskan tugas sebagai algojo penalti dengan tendangan kaki kanan yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang.
Tim asuhan Sebastián Beccacece terus menekan. Yaimar Medina hampir menggandakan keunggulan lewat sepakan kaki kirinya. Namun, Nicholas Hagen kembali menunjukkan refleks gemilang untuk menyelamatkan gawang Guatemala.
Memasuki babak kedua, dominasi Ekuador semakin terlihat. Nilson Angulo berhasil mencetak gol kedua melalui sundulan dari jarak sangat dekat yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang.
Pervis Estupiñán kemudian melengkapi pesta kemenangan Ekuador. Bek kiri yang kerap menjadi andalan itu mencetak gol ketiga sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0 atas Guatemala.
Hasil ini menegaskan perbedaan kualitas kedua tim. Ekuador tampil efektif dan solid sepanjang pertandingan, sementara Guatemala kesulitan mengimbangi intensitas permainan lawannya.(maq)










