edisiana.com – Manajemen Paris Saint Germain dikabarkan berang dengan Nyemar. Karena penyerang Brasil tidak hadir dalam perayaan gelar juara Prancis tapi malahan menghadiri Grand Prix Monaco.
Neymar memang tengah menjalani penyembuhan setelah menjalani operasi pergelangan kali. Tapi pemain berusia 31 tahun itu diperkirakan akan hadir saat PSG bermain imbang 1-1 dengan Strasbourg untuk mempertahankan gelar juara Ligue 1.
Rekan satu tim yang terkena dampak Presnel Kimpembe, Marquinhos, Achraf Hakimi, Fabián Ruiz, Nuno Mendes, dan Nordi Mukiele semuanya melakukan perjalanan ke Alsace dengan Neymar satu-satunya yang absen.
Pemain Brasil itu malah terlihat bergaul dengan orang kaya dan terkenal di akhir pekan balapan Formula 1 yang paling glamor. Hal itu memicu kemarahan manajemen PSG.
Tapi langsung dibela Christophe Galtier untuk meredakan dampak kemarahan tersebut. Melansir Daylimail, Galtier mengatakan tidak ada kewajiban bagi pemain yang cedera untuk melakukan perjalanan ke Strasbourg untuk pertandingan tersebut.
Kontroversi itu muncul dari spekulasi seputar masa depan mantan pemain Barcelona itu di ibu kota Prancis.
Neymar masih memiliki empat tahun untuk menjalankan perpanjangan kontrak raksasa yang, jika dihormati, akan menandai satu dekade dengan PSG.
Hal ini menimbulkan desas-desus bahwa baik pemain maupun klub sekarang siap untuk berpisah dengan Neymar. Kabar terakhir sejumlah klub Liga Inggris Siap menampung Neymar. Seperti Chelsea, Manchester United dan bahkan Manchester City.
Bahkan menurut media Prancis, Pep Guardiola telah menghubungi sang pemain untuk mengajak pindah ke Etihad pada saat jendela transfer pada musim depan.
Manchester United juga telah dikaitkan dengan bintang Brasil itu, meskipun kepindahannya dianggap tidak mungkin karena kekhawatiran FFP.(maq)
Pep Guardiola Ajak Neymar Pindah ke Etihad
