edisiana.com – FIFA secara resmi mencabut hak Indonesia untuk menggelar Piala Dunia U-20 tahun ini, pada hari Rabu kemarin. Namun belum diputuskan tuan rumah pengganti.
“FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023,” demikian pernyataan FIFA seperti dilansir ESPN.
Dan masih dalam pernyataan itu, tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen saat ini tidak berubah. “Sanksi potensial terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya,” lanjut dalam pernyataan itu.
Badan sepak bola dunia itu menambahkan, keputusan itu diambil setelah pertemuan antara Presiden Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
“Indonesia adalah anggota FIFA, jadi untuk urusan sepak bola internasional apapun, kita harus mematuhi aturan,” kata Thohir dalam pernyataan di laman PSSI.
“Saya meminta semua pecinta sepak bola untuk tetap menegakkan kepala mereka atas keputusan sulit dari FIFA ini. Sudah saatnya kita membuktikan kepada FIFA untuk bekerja lebih keras untuk mengubah sepak bola, menuju sepak bola yang bersih dan berprestasi,” terangnya.
Hilangnya hak menjadi tuan rumah akan menjadi kemunduran besar di Indonesia. Yang mana sepak bola memiliki banyak pendukung, meski kurang sukses secara internasional sejak lolos ke Piala Dunia 1938 sebagai Hindia Belanda.
Sementara itu Zainudin Amali, wakil ketua PSSI berharap untuk menghindari sanksi tetapi khawatir larangan FIFA lainnya.
“Bahwa kami dicabut dari hak menjadi tuan rumah sudah berat bagi kami,” katanya.(maq)
FIFA Resmi Batalkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
