edisiana.com – Wrexham kalah dengan Blackburn dengan skor mencolok. Tapi klub ini pernah ditakuti pada masa jaya dengan klub Premier League.
Gol Cannon sempat menjadi peluang bagi Wrexham ketika dia melepaskan bola melewati kiper Aynsley Pears yang disambut gemuruh 7.000 penggemar di Ewood Park Blackburn.
Pears menggagalkan peluang Cannon untuk mencetak gol kedua dengan penyelamatan ganda yang bagus tiga menit kemudian. Tapi tidak ada penyelesaian baik bagi tim asal Wales itu ketika Blackburn meningkatkan tekanan dan menyingkirkan tim tamu.
Wrexham telah mendapatkan dukungan global baru sejak artis papan atas Ryan Reynolds dan Rob McElhenney mengambil alih klub. Lalu membantu mengamankan kembalinya Wrexham ke Liga Inggris musim lalu setelah absen selama 15 tahun.
Wrexham pernah mengalami masa jaya dan sebagai pembunuh bagi setiap lawannya di masa lalu. Klub yang terkenal dengan menyingkirkan juara liga saat itu Arsenal dari putaran ketiga Piala FA pada tahun 1992 sebagai lawan dari divisi empat.
Pada tahun 1974, sebagai tim lapis ketiga, mereka mencapai perempat final. “Ini adalah pelajaran besar bagi kami melawan lawan dengan kualitas lebih baik. Harus selalu aktif atau Anda akan dihukum, dan mereka akan menghukum kami malam ini,” kata bos Wrexham Phil Parkinson, yang sedang menjalani larangan mendampingi tim.
“Malam ini bukanlah malam yang penting bagi kami, namun kami akan berkonsentrasi pada paruh kedua musim ini di liga,” imbuhnya.
Wrexham saat ini berada di urutan kedua di League Two dan mengejar promosi kedua berturut-turut.
Sementara itu juara Piala FA Manchester City membukukan tempat mereka di putaran kelima Jumat lalu dengan kemenangan 1-0 di Tottenham Hotspur. The Sky Blue bertemu Luton Town di putaran lima.(maq)
Wrexham Pernah Ditakuti di Masa Jayanya











